Jawa Pos Radar Lawu - Yamaha SR400 telah lama menjadi primadona di kalangan modifikator motor klasik.
Dengan desain sederhana dan mesin satu silinder yang andal, SR400 menawarkan fleksibilitas tinggi untuk berbagai gaya modifikasi.
1. Café Racer: Perpaduan Gaya dan Performa
Modifikasi café racer pada SR400 menekankan pada estetika balap era 1960-an.
Contohnya, kolaborasi antara mekanik MotoGP Bernard Ansiau dan builder Belgia Fred ‘Krugger’ Bertrand menghasilkan SR400 dengan sentuhan café racer klasik.
Modifikasi ini mencakup penggunaan supercharger Aisin 300, karburator 48mm, dan sistem rem Beringer untuk meningkatkan performa dan estetika motor.
2. Scrambler: Siap Jelajah Berbagai Medan
Gaya scrambler pada SR400 cocok bagi pengendara yang menginginkan motor tangguh untuk berbagai medan.
Sebagai contoh, modifikasi oleh Tuchi Humazu menghasilkan SR400 dengan garpu Öhlins, rem Brembo, dan ban Metzeler Karoo 3, menjadikannya motor yang siap untuk petualangan di jalanan maupun off-road.
3. Bobber: Minimalis dengan Karakter Kuat
Modifikasi bobber pada SR400 menonjolkan kesederhanaan dan karakter kuat.
Workshop Copper Chopper di Rusia menciptakan SR400 bobber dengan rangka stainless steel khusus, tangki kustom, dan sistem kelistrikan tersembunyi, menghasilkan tampilan yang bersih dan elegan.
Yamaha SR400 menawarkan fleksibilitas luar biasa bagi para modifikator untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
Baik itu café racer, scrambler, maupun bobber, SR400 dapat diubah sesuai dengan gaya dan kebutuhan pengendara. (gar)
Editor : Tegar Rukmana