Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

6 Deretan Karya Film Indonesia yang Diadaptasi Dari Drama Korea, Nomor 6 Paling Bikin Deg-degan!

Davita Dyah Ayu • Kamis, 6 Februari 2025 | 13:54 WIB
Deretan Karya Film Indonesia yang Diadaptasi Dari Drama Korea, Mana Favoritmu
Deretan Karya Film Indonesia yang Diadaptasi Dari Drama Korea, Mana Favoritmu

Jawa Pos Radar Lawu - Drama Korea, juga dikenal sebagai KDrama, telah menjadi salah satu jenis film yang paling disukai orang Indonesia.

Sangat disukai karena jalan ceritanya yang menarik, mendalam, dan sering kali mengejutkan.

Kesuksesan drama Korea juga berdampak pada industri film Indonesia, yang mulai mengadaptasi film Korea ke dalam bahasa lokal.

Drama Korea populer ini diadaptasi menjadi enam film Indonesia berikut:

Miracle in Cell No 7 (2022)

Miracle in Cell No 7 (2013) adalah salah satu film Korea yang membuat orang menangis. Versi Indonesianya dirilis pada tahun 2022.

Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Mawar de Jongh, dan Indro Warkop, yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Film ini berbicara tentang hubungan antara seorang ayah yang menderita down syndrome dan putrinya yang harus terpisah karena sang ayah ditahan dalam kasus pembunuhan.

Penonton akan hanyut dalam emosi menyentuh yang menggambarkan cinta abadi ayah-anak.

Hello Ghost (2022)

Hello Ghost siap menghibur dengan komedi baru jika Miracle in Cell No. 7 membuat orang menangis dan My Sassy Girl menceritakan kisah romantis.Hello Ghost adalah adaptasi dari film Korea dengan judul yang sama.

Ini mengisahkan tentang Kresna (Onadio Leonardo), seorang pria yang mencoba bunuh diri.

Baca Juga: Kiano dan Kenzo Memulai Terjun ke Dunia Film, Baim Wong Ungkap Bayaran Fantastis Keduanya

Akibatnya, ia memiliki kemampuan untuk melihat hantu-hantu yang terus mengikutinya dan meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah dunia mereka.

Meskipun Kresna awalnya marah, ia akhirnya menyadari bahwa kehadiran mereka mengubah hidupnya secara signifikan. Film ini menggabungkan komedi dan emosi yang menyentuh.

Bebas (2019)

Film Korea Sunny (2011) adalah adaptasi dari film Bebas. Film ini dibintangi oleh Baskara Mahendra, Sheryl Sheinafia, Agatha Pricilla, Salvita Decorte, dan Maizura, dan mengangkat tema persahabatan remaja.

Film ini merupakan remake dari My Sassy Girl (2001), film komedi romantis yang paling terkenal di Korea. Falcon Pictures memproduksi versi Indonesia film tersebut, yang dibintangi oleh Jefri Nichol dan Tiara Andini.

Film tersebut disutradarai oleh Fajar Bustomi.

Fokus cerita adalah seorang pria yang sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya untuk menghindari omelan ibunya. Ia menyelamatkan seorang wanita yang hampir jatuh di rel kereta api suatu hari.

Kisah romantis yang penuh komedi dan kejutan pun dimulai setelah pertemuan pertama.

Mendua (2022)

Mendua adalah serial adaptasi dari drama Korea The World of the Married (2020), yang sempat menjadi hit di seluruh dunia.

Serial televisi yang dibintangi Adinia Wirasti, Chicco Jerikho, dan Tatjana Saphira ditayangkan di Disney+ Hotstar dan disutradarai oleh Pritagita Arianegara.

Film Sunyi adalah pilihan yang bagus untuk pecinta horor. Film ini merupakan adaptasi dari salah satu film horor terbaik Korea Selatan, Whispering Corridors (1998).

Sunyi, dibintangi oleh Angga Yunanda dan Naomi Paulinda, bercerita tentang sebuah sekolah yang dihantui oleh hantu karena kasus bullying dan masalah kesehatan mental.

Film ini berhasil menggabungkan horor dengan masalah sosial Indonesia.

Film dan serial Korea yang diadaptasi dari genre drama, komedi, romansa, dan horor ini menunjukkan bahwa industri perfilman Tanah Air mampu menyajikan cerita berkualitas tinggi dengan sentuhan lokal yang menarik.

Mana yang sudah kamu tonton? (*)

Editor : Riana M.
#Miracle In Cell No 7 #Hello Ghost #bebas #drama korea #film indonesia #film korea