Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mengenal 3 Fenomena Fomo, Fobo, dan Foda di Kalangan Gen Z, Kamu Relate yang Mana?

Davita Dyah Ayu • Minggu, 12 Januari 2025 | 16:58 WIB
Fenomena Fomo, Fobo, dan Foda yang populer di kalangan gen z
Fenomena Fomo, Fobo, dan Foda yang populer di kalangan gen z

Jawa Pos Radar Lawu - Banyak istilah muncul di era digital yang serba cepat ini, terutama di kalangan Gen Z, yang sangat tertarik pada teknologi. 

FOMO (Fear of Missing Out), FOBO (Fear of Better Options), dan FODA adalah tiga yang paling populer. 

Ketiga fenomena ini menunjukkan perasaan atau kecemasan yang sering dialami Gen Z dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Fomo

FOMO, juga dikenal sebagai "Fear of Missing Out", adalah perasaan takut kehilangan sesuatu atau momen penting. 

Di era media sosial saat ini, Generasi Z sering merasa perlu terus mengikuti tren terbaru atau takut terlepas dari diskusi populer. 

Ini mengakibatkan kecenderungan mereka untuk selalu terhubung ke internet dan terus memantau aktivitas teman-teman mereka di platform seperti Instagram atau TikTok.

Sebagai contoh, Seorang Gen Z mungkin merasa khawatir saat melihat teman-temannya menghabiskan waktu bersama atau pergi ke tempat-tempat yang menarik melalui postingan media sosial. 

Mereka merasa harus menghadiri acara agar tidak ketinggalan momen atau percakapan viral, meskipun sebenarnya tidak ada acara yang penting atau harus dihadiri. 

Ketika mereka mendengar teman-temannya berbicara tentang liburan, pesta, atau acara komunitas, fenomena ini sering terjadi.

FOMO dapat menyebabkan stres dan kecemasan karena mereka merasa terikat terus-menerus pada media sosial untuk memastikan mereka tidak kehilangan pengalaman atau informasi penting. 

Ini juga dapat mempengaruhi kualitas waktu pribadi karena mereka fokus pada hal-hal di luar kehidupan mereka dan mengabaikan aktivitas yang lebih mendalam atau bermanfaat.

Fobo

Baca Juga: Destinasi Wisata Viral di Wonogiri, Waduk Krisak Tawarkan Keindahan yang Tak Terduga

Fobo atau “Fear of Better Options” mengacu pada ketakutan untuk membuat keputusan karena merasa ada pilihan yang lebih baik. 

Fenomena ini sangat terkait dengan banyaknya pilihan yang tersedia, baik itu dalam memilih tempat makan, teman, hingga pekerjaan. 

Gen Z sering kali terjebak dalam siklus overthinking, merasa cemas bahwa pilihan mereka bukanlah yang terbaik.

Sebagai contoh, Gen Z mungkin kesulitan memilih antara dua tawaran pekerjaan karena mereka khawatir bahwa ada pilihan pekerjaan yang lebih baik yang belum ditemukan. 

Misalnya, mereka bingung antara memilih pekerjaan dengan gaji yang lebih rendah tetapi minat yang lebih tinggi atau pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi tetapi gaji yang kurang menarik.

Mereka dapat menunda atau bahkan tidak membuat keputusan karena ketidakpastian ini.

FOBO dapat menyebabkan ketidakpuasan dan indecision (ketidakmampuan membuat keputusan). 

Karena mereka terlalu fokus pada kemungkinan alternatif yang lebih baik, hal ini dapat menghambat kemajuan mereka secara profesional dan pribadi. 

Ini juga dapat menyebabkan mereka tidak puas meskipun mereka sudah membuat keputusan karena mereka selalu percaya ada alternatif yang lebih baik.

Foda 

Perasaan takut untuk melakukan apa pun karena khawatir akan kegagalan disebut FODA.

Baca Juga: Pantai Karang Puyang: Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Jam Operasional dan Rute

Gen Z mungkin mengalami paralisis keputusan, yang membuat sulit untuk memulai atau menyelesaikan sesuatu. 

Ini karena mereka sering merasa tertekan untuk memenuhi standar tertentu, baik dari diri mereka sendiri maupun dari lingkungan sosial mereka.

Sebagai contoh, Gen Z mungkin khawatir akan kegagalan, sehingga mereka takut memulai proyek baru atau menerima peluang karir yang lebih besar. 

Misalnya, mereka ingin memulai bisnis sendiri tetapi khawatir jika mereka tidak memiliki uang atau tidak diterima oleh pasar. 

Akibatnya, mereka menunda atau bahkan menghindari peluang, meskipun mereka tahu itu bisa membantu mereka berkembang.

FODA dapat menyebabkan paralisis dalam pengambilan keputusan.

Generasi Z sering kali merasa terjebak dalam keraguan dan ketidakpastian, yang menghalangi mereka untuk mengambil tindakan positif dalam hidup. 

Mereka juga mungkin merasa terjebak dalam rutinitas atau zona kenyamanan mereka, yang mengurangi peluang mereka untuk mencoba hal baru dan berkembang.

Ketiga fenomena ini menunjukkan bagaimana harapan pribadi, tekanan sosial, dan media sosial dapat mempengaruhi kesehatan mental Gen Z. 

Meskipun fenomena ini sering dianggap sebagai masalah, menjadi lebih sadar dan memahami diri sendiri dapat membantu mereka mengelola kecemasan dan membuat keputusan dengan lebih tenang. (*)

Editor : Riana M.
#kehidupan sehari hari #fenomena #FOBO #foda #Gen Z #fomo #kecemasan #generasi z