Jawa Pos Radar Lawu - Melalui laman resmi pribadinya, American Psychological Association (APA) mengungkapkan bahwa kurang tidur membuat kita kurang bahagia dan lebih cemas, serta mood memburuk.
Maka tidak heran jika fenomena kurang tidur ini sering dikaitkan dengan suasana hati yang buruk, bahkan konflik interpersonal.
Lebih dari itu, penelitian yang dilakukan di Washington, AS menyatakan bahwa durasi tidur yang ideal untuk orang dewasa adalah 4,5–6,5 jam per malam.
Sehingga seseorang yang tidur kurang dari 4,5 jam atau lebih dari 6,5 jam per malam dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh saat kita kurang tidur?
Tidur yang Kurang Dapat Mempengaruhi Mood
Tidur ternyata memiliki peran yang krusial dalam mengatur fungsi otak, termasuk bagian yang mengontrol emosi.
Ketika kamu kurang tidur, aktivitas amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab mengatur dan mengolah berbagai emosi, meningkat secara signifikan.
Hal ini bisa membuat kamu menjadi lebih mudah marah, stres, atau bahkan merasa cemas berlebihan.
Selain itu, kurang tidur juga mengganggu produksi serotonin dan dopamin, hormon yang bertanggung jawab untuk menjaga suasana hati.
Sebuah penelitian dalam jurnal Sleep Medicine menunjukkan bahwa kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan kesehatan mental hingga 2,5 kali lipat.
Tips Tidur Nyenyak untuk Mood yang Stabil Seharian
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas tidur dan menjaga mood tetap stabil sepanjang hari:
1. Tetapkan jadwal tidur yang konsisten
Menurut National Sleep Foundation, menerapkan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan, dapat membantu mengatur ritme sirkadian pada tubuh.
Praktik bisa menbantu menjaga konsistensi pola tidur kita dan meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
2. Kurangi paparan cahaya biru sebelum tidur
Cahaya biru bisa berasal dari perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop. Hal ini bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang berfungsi untuk mengatur siklus tidur.
Setidaknya hindari penggunaan gadget minimal 30 menit sebelum tidur untuk memaksimalkan kualitas istirahat.
3. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman
Dr. Matthew Walker, dalam bukunya Why We Sleep, menyebutkan bahwa suhu ruangan yang ideal untuk tidur adalah sekitar 18-20°C (65°F). ini bertujuan untuk mencapai kualitas tidur yang optimal.
Tidur dengan suhu yang lebih dingin bisa membantu tubuh memasuki fase tidur yang lebih dalam dan meningkatkan kenyamanan saat tidur.
4. Gunakan teknik relaksasi pernapasan 4-7-8
Teknik ini dikembangkan oleh Dr. Andrew Weil, teknik ini membantu menenangkan pikiran dan tubuh.
Teknik ini bisa kamu lakukan dengan menghirup udara selama 4 detik, tahan napas selama 7 detik, dan hembuskan secara perlahan selama 8 detik.
5. Hindari kafein di sore hari
Penelitian dari Journal of Clinical Sleep Medicine menyebutkan bahwa mengonsumsi kafein enam jam sebelum tidur dapat mengurangi durasi tidur hingga satu jam.
Coba ganti minuman kafeinmu dengan the herbal, ini bisa membantu kamu untuk merileksasi tubuh sebelum tidur
Melakukan kebiasaan tidur yang cukup dapat menjaga tubuh terasa segar. Tideur yang baik juga menjadi kunci untuk menjaga mood dan emosi tetap stabil.
Jadi, mulailah perbaiki pola tidurmu untuk menciptakan mood yang baik seharian. (dhila-mg-iain/kid)
Editor : Nur WachidSumber : berbagai sumber