Jawa Pos Radar Lawu - Siaran Stella alias Vegapunk tinggal riwayat di cerita One Piece 1117.
Alih-alih Vegapunk berhasil menyampaikan seluruh informasi, siaran tamat sebelum waktunya.
Sayonara siaran Stella Vegapunk ini berdasarkan spoiler One Piece 1117 yang beredar.
Vegapunk telah menyampaikan banyak hal mengenai Abad Kekosongan.
Meskipun dirinya mengaku tidak tahu banyak mengenai periode 100 tahun yang dihapus Pemerintah Dunia itu.
Informasi Vegapunk di antaranya JoyBoy yang memiliki kekuatan Sun God Nika, legenda dari Elbaf.
JoyBoy merupakan bajak laut pertama dari peradaban yang sangat maju.
Lalu, aliansi 20 kerajaan pembentuk Pemerintah Dunia saat ini berperang melawan kelompok JoyBoy.
Perang tersebut berdampak pada naiknya permukaan laut setinggi 200 meter.
Sebagian besar benua akhirnya tenggelam.
Vegapunk juga mengutarakan prediksinya bahwa dunia akan tenggelam ke laut.
Penyebab dunia tenggelam bukan karena bencana alam, melainkan penggunaan senjata kuno.
Artinya, perang besar belum berakhir.
Insiden yang terjadi pada Abad Kekosongan bakal terulang.
Penduduk dunia terbagi menjadi tiga dalam menyikapi pesan Vegapunk.
Ada yang mempertanyakan, menertawakan, dan menanggapi dengan serius.
Sayangnya, ketika tampaknya pesan Vegapunk sedang mencapai klimaks, sambungan siarannya terputus.
Menurut @pewpiece dalam spoiler yang diungkapnya, pesan Vegapunk berakhir sebelum waktunya.
Ucapan York jika Den Den Mushi siaran Vegapunk dijaga robot kuno benar adanya.
Setelah mendapat informasi itu, seluruh Gorosei, kecuali Nusjuro, bergerak mendatangi robot kuno di Fabriofase.
Mereka mengelilingi robot kuno yang pernah menyerang Marijoa pada 200 tahun lalu itu.
Siaran Vegapunk berakhir setelah mereka menyerang robot kuno.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kalah tidaknya robot kuno dalam spoiler.
Kendati demikian, Redon memberikan hint terkait robot kuno.
Robot kuno ambruk akibat aksi main keroyok Gorosei.
Tapi, apa benar robot kuno tumbang tanpa memberi perlawanan?
Jawabannya mungkin bisa diketahui di cerita chapter 1117. (cor)
Editor : Andi Chorniawan