Jawa Pos Radar Lawu – Cerita One Piece 1116 menjadi bukti bahwa Stussy ciptaan Stella yang sempurna.
Stella tidak sekadar membuat kloning Buckingham Stussy, melainkan juga menanamkan jiwa manusia.
Rasa kemanusiaan Stussy tergambar jelas ketika berbicara dengan Edison mengenai Stella dan Kaku.
Dalam chapter sebelumnya, Edison meminta Stussy meninggalkan Labofase.
Sebab tidak ada gunanya menjaga frontier dome karena Gorosei telah berhasil menembusnya.
Stussy merespons bahwa dirinya kehilangan tujuan hidup setelah Stella tewas.
Dalam chapter 1116, rasa kemanusiaan Stussy diperlihatkan kian kentara.
Stussy meminta Edison mengizinkannya melepas Kaku, rekannya sebagai agen CP0.
Alasannya, Stussy tidak ingin Kaku ikut menanggung akibat dari insiden di Egghead.
Stussy menjamin Kaku tidak akan mengejar kelompok Topi Jerami.
Edison mengizinkan sekaligus meminta maaf karena telah memerintahkannya untuk mengkhianati CP0.
Edison menyadai Stussy telah berteman dengan agen Cipher Pol.
Namun Stussy juga harus menunjukkan kesetiaannya kepada Vegapunk.
Menurut Edison, Stussy mengalami konflik diri.
Konflik itu menjadi bukti adanya rasa kemanusiaan pada diri Stussy.
Edison meminta Stussy melakukan hal yang dimau dan mencari cara sendiri agar terus hidup.
Mendengar perkataan Edison, Stussy meneteskan air mata. (cor)
Editor : Andi Chorniawan