Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

6 Kuliner Khas Boyolali Paling Bikin Ketagihan! Ada Soto Legendaris hingga Nasi Cawuk, Hidangan Unik Adanya Cuma di Kota Susu Ini

Sukma Maharani Putri • Kamis, 11 Desember 2025 | 14:40 WIB
Soto Seger Mbok Giyem
Soto Seger Mbok Giyem

Jawa Pos Radar Lawu - Boyolali selama ini dikenal sebagai “Kota Susu” berkat produksi susu sapinya yang melimpah.

Namun, pesona kabupaten di kaki Gunung Merapi dan Merbabu ini tak berhenti di sana.

Ada deretan kuliner khas yang rasanya begitu khas dan bikin rindu, mulai dari hidangan berkuah segar hingga camilan tradisional dengan cita rasa unik.

Jika kamu sedang merencanakan perjalanan kuliner ke Boyolali, enam rekomendasi makanan khas ini wajib masuk daftar kunjunganmu!

1. Soto Seger Mbok Giyem

Kuliner pertama yang wajib dicicipi tentu saja Soto Seger Mbok Giyem, legenda yang telah hadir sejak 1950. Meski kini dikelola generasi penerus, rasa asli yang segar dan ringan tetap dipertahankan. Kuah beningnya kaya rempah dan tidak terasa berat, membuatnya cocok dinikmati kapan saja.

Pengunjung bisa memilih isian ayam atau sapi, ditambah beragam pelengkap seperti paru, jeroan, tempe goreng, hingga kerupuk renyah. Jangan lupa sambal dan perasan jeruk nipis untuk rasa pedas-asam yang menyegarkan.

Soto Seger Mbok Giyem buka pukul 06.00–20.00 WIB dengan harga mulai Rp15.000 termasuk nasi. Kini, cabangnya sudah tersebar di Boyolali, Solo, Sukoharjo, Klaten, Jogja, hingga Salatiga.

2. Susu Boyolali dan Jadah Bakar Mas Yanto

Bagi yang ingin menikmati kuliner sederhana namun memorable, mampirlah ke Susu Segar dan Jadah Bakar Mas Yanto di kawasan Sendang Lawe, Karanggeneng. Jadah bakarnya harum karena dibakar setelah proses pengolahan selesai, dan biasanya disajikan bersama kelapa parut manis atau pulut inti.

Minuman susu segar di sini juga menjadi favorit karena berasal dari peternakan sapi lokal. Pengunjung bisa memilih tambahan jahe, telur madu, atau kopi sebagai variasi. Warungnya buka mulai pukul 17.00 WIB, cocok untuk menemani malam di Boyolali. Harga satu gelas susu sekitar Rp12.000.

3. Jenang Pecel Khas Boyolali

Inilah salah satu kuliner paling unik dari Boyolali: perpaduan jenang dan pecel dalam satu sajian. Rasanya benar-benar berbeda karena menggabungkan manisnya jenang dan gurih-pedasnya bumbu pecel.

Jenis jenangnya bisa berupa bubur sumsum berbahan tepung beras dan santan, atau jenang ketan yang dibuat dari ketan putih, gula kelapa, dan daun pandan. Pecelnya berisi sayuran rebus dengan bumbu kacang pedas-manis, disajikan dalam pincuk daun pisang. Harga seporsinya sekitar Rp10.000 dan banyak dijumpai di pasar tradisional.

4. Sambel Tumpang (Lethok) Boyolali

Boyolali juga punya hidangan khas bernama sambel tumpang atau lethok, yang dibuat dari tempe semangit—yakni tempe yang hampir busuk namun justru menghasilkan cita rasa khas. Bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, cabai, kencur, dan daun salam.

Salah satu yang terkenal adalah Sambel Tumpang Mbah Mitro, disajikan bersama kecambah, pepaya, daun adas, dan parutan kelapa. Cocok disantap dengan nasi hangat dan lauk ayam, telur, lele, atau gorengan. Seporsi nasi tumpang dijual sekitar Rp8.000, sementara versi oleh-oleh sekitar Rp30.000. Kedai Matmoen di Jl. Pisang No.1 juga bisa menjadi pilihan, buka pukul 09.00–23.00 WIB.

5. Tahu Susu Boyolali

Kuliner yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Boyolali adalah tahu susu. Menggunakan bahan utama susu sapi segar, tahu ini memiliki tekstur lembut, rasa gurih alami, dan aroma yang khas. Teknik pembuatannya pun berbeda sehingga menghasilkan tahu yang padat, creamy, dan nikmat disantap bersama sambal ulek sederhana.

Selain lezat, tahu susu dipercaya baik untuk kesehatan, termasuk membantu menurunkan tekanan darah. Produk ini banyak tersedia di pusat oleh-oleh Boyolali dengan harga sekitar Rp35.000 per kotak.

6. Nasi Cawuk

Sebagai penutup, ada Nasi Cawuk, menu sarapan tradisional yang dikenal sebagai versi lokal dari nasi campur. Nasi ini disajikan di atas daun pisang, diberi kuah santan, parutan kelapa muda, jagung panggang serut, serta kuah pindang.

Rasanya kaya: gurih, pedas, manis, dan sedikit asam sekaligus. Kombinasi sederhana namun berkarakter ini membuat Nasi Cawuk tetap menjadi favorit masyarakat sejak dulu. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#kuliner boyolali #nasi cawuk #susu boyolali #soto boyolali #jenang pecel #tahu susu