Jawa Pos Radar Lawu - Mendaki gunung bersalju membutuhkan persiapan yang jauh lebih serius dibandingkan pendakian di iklim tropis.
Suhu ekstrem, angin kencang, salju tebal, hingga potensi badai membuat perlengkapan menjadi faktor utama selain kondisi fisik.
Gunung-gunung seperti Annapurna Base Camp, Kilimanjaro, atau kawasan Himalaya memiliki medan dan cuaca yang tidak bisa dianggap enteng.
Karena itu, pendaki wajib memastikan seluruh perlengkapan tahan dingin, waterproof, dan nyaman digunakan sepanjang perjalanan.
Berikut delapan perlengkapan esensial yang perlu Anda bawa untuk trekking di gunung bersalju.
1. Baselayer – Columbia Omni-Heat
Baselayer merupakan lapisan pertama yang bertugas menjaga suhu tubuh.
Produk Columbia dengan teknologi Omni-Heat mampu memantulkan panas tubuh sekaligus tetap breathable.
Selain ringan dan cepat kering, baselayer ini juga antimicrobial sehingga tidak mudah bau meski digunakan 2–3 hari.
Untuk perjalanan panjang, kualitas baselayer sangat menentukan kenyamanan.
2. Jaket Fleece – Columbia Thick Weave Fleece
Sebagai lapisan kedua, fleece berfungsi mengunci panas tubuh dari baselayer.
Jaket fleece Columbia ini tebal, fleksibel, dan pas di badan sehingga memberikan kehangatan stabil tanpa membuat gerakan terbatas.
Dilengkapi kantong zipper dan lengan panjang, fleece ini menjadi lapisan yang paling sering dipakai sepanjang trek.
3. Jaket Waterproof/Windproof – The North Face GORE-TEX
Lapisan luar atau outer layer merupakan pertahanan utama dari salju, angin, dan badai.
Jaket The North Face berteknologi GORE-TEX tahan air, tahan angin, dan tetap breathable.
Tersedia inner untuk kehangatan tambahan, serta hood yang dapat dilepas.
Pilih warna terang agar lebih mudah terlihat di kondisi darurat.
4. Sepatu Gunung – TEKSTRA Middle Cut GORE-TEX
Sepatu gunung yang tepat menentukan kenyamanan dan keselamatan pendakian.
Produk TEKSTRA middle cut menawarkan perlindungan mata kaki tanpa mengurangi sirkulasi udara.
Waterproof, tahan salju, dan memiliki outsole HyperGrip + IceLock yang memberikan cengkeraman kuat di berbagai permukaan.
Teknologi IST juga membantu mengurangi kelelahan otot.
5. Sarung Tangan – Columbia Omni-Tech + Omni-Heat
Tangan adalah bagian tubuh tercepat kehilangan panas.
Sarung tangan ini terdiri dari lapisan Omni-Tech (waterproof & breathable) dan inner Omni-Heat yang memantulkan panas.
Dilengkapi drawstring serta slot untuk hand warmer, sarung tangan ini penting untuk mencegah risiko hipotermia.
6. Gaiter – Waterproof Snow Gaiter
Gaiter mencegah salju masuk ke sepatu sekaligus menjaga celana tetap kering.
Dilengkapi pengencang bagian atas dan pengait bawah, gaiter mampu menjaga perlindungan maksimal saat melewati jalur dengan salju tebal maupun salju mencair.
Cocok dipadukan dengan sepatu waterproof.
7. Crampon – Stainless Steel Anti-Slip
Crampon wajib digunakan saat jalur mulai licin akibat es.
Produk stainless steel ini ringan, mudah dipasang, dan stabil di permukaan salju hingga bebatuan.
Crampon membantu menjaga keseimbangan, terutama pada pendakian menuju puncak saat kondisi es semakin keras.
8. Hoodie Buff – Polyester + Merino Wool
Buff hoodie melindungi kepala, telinga, leher, hingga sebagian wajah dari angin dingin ekstrem.
Campuran polyester dan merino wool memberikan kehangatan maksimal, sementara lapisan fleece membuatnya nyaman di kulit.
Sangat berguna saat menghadapi hembusan angin salju.
Mendaki gunung bersalju bukan hanya soal persiapan fisik, tetapi juga kesiapan perlengkapan yang tepat.
Setiap item harus mampu menahan suhu rendah, tahan air dan angin, serta nyaman digunakan dalam waktu lama.
Dengan perlengkapan yang sesuai, perjalanan di medan bersalju akan lebih aman dan menyenangkan. (fin)
Editor : AA Arsyadani