Jawa Pos Radar Lawu - Di Indonesia, istilah masuk angin sudah sangat populer. Kehujanan, begadang, atau kelelahan sering disebut sebagai penyebabnya.
Gejalanya pun khas: badan pegal, perut kembung, mual, demam ringan, hingga sulit buang angin.
Meski istilah ini tidak dikenal dalam dunia medis, masyarakat memiliki banyak cara tradisional untuk meredakannya.
Salah satu yang masih populer hingga kini adalah kerokan dengan bawang merah.
Namun, apakah cara ini benar-benar ampuh secara medis?
Masuk Angin dalam Kacamata Medis
Dalam kedokteran, tidak ada istilah masuk angin. Gejala yang biasa disebut masuk angin biasanya berkaitan dengan:
-
Gangguan pencernaan,
-
Flu,
-
Atau kelelahan.
Penanganan medis biasanya menggunakan obat seperti paracetamol atau ibuprofen untuk nyeri dan demam, dekongestan untuk hidung tersumbat, hingga antihistamin jika ada alergi.
Meski begitu, sebagian masyarakat tetap lebih memilih jalur tradisional seperti kerokan.
Cara Kerokan dengan Bawang Merah
Kerokan bawang merah biasanya dilakukan dengan langkah sederhana:
-
Bawang merah dikupas lalu dibelah.
-
Dicampur dengan minyak (baby oil, minyak kayu putih, atau minyak esensial).
-
Digunakan untuk menggosok tubuh, terutama di bagian leher, punggung, dan dada.
Metode ini dianggap lebih aman untuk bayi dan balita karena teksturnya lebih lembut dibandingkan kerokan dengan koin.
Apa Kata Medis tentang Bawang Merah?
Bawang merah memang memiliki kandungan aktif yang bermanfaat, di antaranya:
-
Antibakteri & antibiotik → membantu melawan kuman,
-
Antiplatelet → mencegah penggumpalan darah,
-
Antioksidan → melawan radikal bebas.
Menurut Prof. Dr. dr. Didik Gunawan Tamtomo, kerokan bawang merah bisa menimbulkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah).
Efek ini melancarkan sirkulasi darah sekaligus memberikan rasa hangat dan menenangkan.
Lebih Aman daripada Kerokan Koin?
Kerokan dengan koin sering menimbulkan iritasi kulit karena gesekannya lebih keras.
Sebaliknya, bawang merah bersifat lebih tumpul dan lembut, sehingga relatif aman digunakan pada kulit bayi, anak-anak, maupun orang tua.
Jadi, Ampuh atau Tidak?
Jawabannya: kerokan bawang merah dapat membantu meredakan gejala masuk angin seperti pegal dan tidak nyaman.
Efeknya terutama berasal dari relaksasi tubuh dan kelancaran peredaran darah.
Namun, penting dicatat bahwa kerokan bukanlah pengobatan utama.
Jika bayi atau balita mengalami demam tinggi, sesak napas, atau kondisi tidak kunjung membaik, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. (fin)
Editor : AA Arsyadani