Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menyeruput Kopi Bikin Ngebut untuk Buang Air Besar? Ternyata Begini Penjelasan Medisnya

Mizan Ahsani • Minggu, 3 Maret 2024 | 04:57 WIB
ILUSTRASI: Meminum kopi bersam tamu (JAWAPOS.COM)
ILUSTRASI: Meminum kopi bersam tamu (JAWAPOS.COM)

Jawa Pos Radar Lawu - Merasa tiba-tiba kebelet buang air besar usai minum kopi? Itu merupakan salah satu efek dari minum kopi.

Banyak orang tahu bahwa kopi mengandung kafein. Zat ini merupakan diuretik yang meningkatkan produksi urin tubuh.

Namun yang tidak banyak diketahui, kafein ternyata juga memiliki efek lainnya terhadap kondisi usus.

Ahli bedah kolorektal Dr Sulaiman Bin Yusof mengatakan, dalam secangkir kopi, juga terdapat bermacam zat lain seperti klorogenat, asam sitrat, asam asetat, flavonoid, serta tanin.

"Ada makalah penelitian yang menyatakan bahwa rasa pahit kopi itu sendiri berperan dalam merangsang lambung," kata pakar dari Colorectal Clinic Associates itu, via ANTARA.

Bahkan pada kopi yang memiliki kandungan kafein sekitar satu hingga lima persen dari kopi biasa, bisa menyebabkan kemungkinan buang air besar setelah mengonsuminya.

Sebab, kandungan asam klorogenat dalam kopi dapat merangsang usus menambah untuk efek kafein pada usus besar Anda.

"Gastrin (hormon yang merangsang lambung untuk melepaskan asam lambung) dan kolesistokinin (hormon yang memicu sekresi empedu dan enzim untuk mencerna lemak dan protein) juga dilepaskan sebagai respons terhadap kopi, sehingga selanjutnya merangsang kontraksi usus besar," jelas Siah.

Namun pada penelitian yang dilakukan pada 100 orang, efek ini hanya terjadi pada 30 persen orang.

Hal ini juga tergantung kadar kafein, jenis kopi dan cara biji kopi disangrai.

Kopi dari kopitiam bisa mengandung 100 mg kafein per cangkir sedangkan espresso hanya sekitar 40 mg kafein per cangkir.

Konsumsi gula dan susu juga berpengaruh pada efek buang air besar karena konsumsi kopi.

Kopi bisa menjadi suplemen yang kita gunakan untuk melancarkan buang air besar, kata  Sulaiman.

Namun, jika kita menderita sembelit meskipun telah melakukan semua tindakan ini, kita harus mempertimbangkan untuk melakukan evaluasi kolon untuk memastikan tidak ada masalah mendasar pada usus besar kita.

Ini penting jika Anda mengalami gejala lain selain sembelit seperti pendarahan atau sakit perut. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kopi #penjelasan #buang air #perut #kafein