MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Latihan multinasional Air Maneuver Exercise (AMX) Pitch Black 2024 telah mencapai fase Large Force Employment (LFE).
Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Iswahjudi Mayor Sus Yudha Pramono menjelaskan bahwa dalam skenario latihan ini, empat pesawat F-16 Fighting Falcon TNI Angkatan Udara menjalankan misi menghancurkan pusat kendali lawan di Darwin sebagai bagian dari tim Blue Force.
"Latihan AMX Pitch Black 2024 TNI AU ini menjalankan misi untuk menghancurkan pusat kendali lawan," ujarnya, kemarin (24/7).
Latihan ini melibatkan 20 delegasi yang dibagi menjadi dua tim besar, yaitu Blue Force dan Red Force.
TNI AU, sebagai bagian dari Blue Force, bekerja sama dengan Angkatan Udara Australia (RAAF).
"Misi ini mengerahkan empat pesawat F-35A serta bertindak sebagai Mission Commander," terang Yudha.
Tim Blue Force juga diperkuat oleh Angkatan Udara Jepang (JASDF) dengan empat pesawat F-2, Angkatan Udara Korea (ROKAF) dengan empat F-15, dan Angkatan Udara Inggris (RAF) dengan empat Eurofighter Typhoon FGR-4.
Selain itu, tim ini terdiri dari Aeronautica Militare (Angkatan Udara Italia) yang mengerahkan empat pesawat.
Yakni, Eurofighter Typhoon dan empat F-35, Marina Militare (Angkatan Laut Italia) dengan dua pesawat AV-8 Harrier, serta Angkatan Udara Malaysia (TUDM) yang mengoperasikan dua pesawat F-18D.
Baca Juga: 499 Kartu ATM Digunakan Menampung Judi Online, Bank Mana Saja? Ini Penjelasan Polisi
"Misi tim adalah melakukan penyerangan," tambahnya.
Di sisi lain, Red Force dipimpin oleh RAAF sebagai Mission Commander, yang mengerahkan EA-18G Growler, dua pesawat F-35A, dan dua F-35.
TNI AU turut serta dengan dua F-16 Fighting Falcon, didukung oleh ROKAF dengan dua pesawat F-15.
"Selain misi serangan, latihan juga mencakup AAR (Air to Air Refueling). TNI AU juga berkesempatan melaksanakan AAR dengan pesawat KC-30A milik RAAF," pungkas Yudha. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid