CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu - Tahun 2023 kemarin Telaga Sarangan sempat digemparkan suara lolongan serigala yang terdengar malam hari.
Bukan cuma satu tapi banyak warga yang mendengar suara itu di saat yang bersamaan.
Semula hanya terdengar satu kali lolongan.
Makin lama suara lolongannya semakin banyak dan berlangsung cukup lama.
Putra (32) salah seorang pemilik speed boat yang disewakan di Telaga Sarangan mengaku mendengar dengan jelas suara lolongan serigala dari arah atas.
Dari arah hutan pinus yang belum dijamah pembangunan suara serigala terdengar lagi makin jelas.
Kabut pekat, hawa dingin dan Telaga Sarangan yang posisinya masih sepi membuat suasana jadi semakin mistis.
Namun ternyata yang mendengar suara lolongan tersebut bukan cuma Putra.
Penjual sate dan kopi di sepanjang jalan Telaga Sarangan juga ikut mendengar suara lolongannya.
“Awalnya cuma satu, Mas. Panjang banget suaranya. Beneran kayak serigala. Makin lama makin banyak. Ternyata bukan cuma saya yang denger. Ibu-ibu yang jualan sate sama kopi juga denger. Tapi masa’ beneran ada serigala di Gunung Lawu?” kata Putra.
Setelah suara serigala hilang warga mulai bertanya-tanya dari mana suara serigala tadi berasal.
Berbagai asumsi liar muncul. Ada yang bilang serigala asli penghuni hutan Gunung Lawu. Ada yang bilang serigala jadi-jadian.
“Kalau menurut saya sih serigala jadi-jadian. Dari saya kecil sampai sekarang saya belum pernah tahu ada serigala di Gunung Lawu,” tambah Putra.
Karena sempat membuat geger pihak keamanan di Telaga Sarangan akhirnya mengambil tindakan.
Malam itu juga mereka mencari tahu dari mana suara serigala berasal.
“Bukan serigala, tapi anjing. Ada kalanya anjing juga melolong. Beberapa vila sama penginapan baru yang dibangun di atas pakai anjing buat berjaga,” terang Nanda (40) salah satu petugas penjaga. (*)
Editor : Nur Wachid