Jawa Pos Radar Lawu - Seekor babi yang diduga babi jadi-jadian ditangkap warga Desa A saat menampakkan diri di rumah salah satu janda tahun 2021 silam.
Disinyalir, babi jadi-jadian tersebut adalah peliharaan janda kaya raya pemilik rumah.
Warga diresahkan dengan seekor babi yang sering menampakkan diri di desa mereka.
Awalnya hanya satu peronda yang melihat, sampai lama-lama banyak warga yang menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri.
Padahal selama ini sudah tidak penah ada babi hutan masuk ke kampung mereka lagi.
Lilis (35) seorang janda kaya raya pemilik usaha salon yang cabangnya sudah menyebar di mana-mana.
Banyak warga bersaksi melihat babi hutan berjalan lalu hilang di depan gerbang rumah Lilis.
Fakta mengejutkan lainnya adalah Lilis tinggal seorang diri tanpa anak tanpa suami tapi rumahnya selalu terlihat ramai.
“Ada saja tamu yang datang. Mulai dari orang biasa sampai pejabat. Padahal usahanya hanya salon. Kami sebagai warga makin lama makin curiga. Sampailah suatu malam kami berencana menangkap babi yang meresahkan ini,” ujar Wanto (40) salah satu ketua RT.
Babi ditangkap di jalan yang menuju rumah Lilis. Setelah ditangkap, warga berbondong-bondong membawanya ke rumah Lilis.
“Saya berani membuktikan kalau rezeki saya halal. Saya bilang ke warga silahkan sembelih babinya kalau tidak percaya. Sekarang terbukti kan?” terang Lilis membela diri saat diwawancarai.
Baca Juga: Mahasiswa MAPALA Digentayangi Sosok tanpa Kepala di Gunung Lawu, Bukan Sekadar Cerita Misteri!
Babi yang ditangkap warga terbukti bukan babi jadi-jadian. Mereka yang sudah menuduh Lilis serempak meminta maaf atas insiden ini.
“Kita yang tidak siap. Babi hutan turun gunung mungkin karena habitatnya yang kini rusak. Kita telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjaga perbatasan desa agar babi tidak masuk lagi,” ucap salah satu pemangku desa. (*)
Editor : Nur Wachid