Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Misteri Gunung Lawu: Jalur Pendakian Keramat, Usai Penampakan, Alya Menghilang tanpa Jejak dari Rombongan

Saestu Saget • Kamis, 10 April 2025 | 23:45 WIB
Cerita misteri Gunung Lawu.
Cerita misteri Gunung Lawu.

Cerita Misteri Jalur Pendakian Keramat Gunung Lawu Part 9   

PAGI hari Sarah bangun, kelopak mata masih berat. Ia menggeliat, mengusap wajahnya yang disapu sinar matahari.

Beberapa detik ia lantas menyadari sesuatu yang terasa… aneh. Ia mengerutkan kening.

“Kenapa resleting tenda terbuka?” Sarah menoleh ke samping. Tempat tidur Alya… kosong.

Sleeping bag Alya terbuka masih terbuka. Perasaan tidak enak merayapi tengkuknya.

“Alya?” panggilnya. Tidak ada jawaban.

Sarah mencoba menenangkan diri. Mungkin Alya sedang di luar. Panik, tak sempat mengenakan jaket, Sarah melompat keluar tenda.

“ALYA!!” panggilnya sekali lagi, berteriak. Sarah menyapu pandangan ke sekitar.

Tak ada siapa-siapa. Tidak ada Alya. Tidak ada tanda-tanda keberadaannya. “ALYA!!”

Dadanya memompa cepat. Kekhawatiran menggulung Sarah, ke mana perginya Alya?

Sarah segera berlari ke tenda Reno dan Dika, menyingkap pintunya tanpa ragu. “Dika! Reno! Bangun!”

Dika mengerjap, mengerang kesal. “Apa sih pagi-pagi ribut?” Sarah tidak peduli. “Alya nggak ada!”

Reno yang masih mengantuk ikut bangun. “Hah? Maksudnya?”

Sarah menunjuk tenda mereka. “Dia nggak ada di dalam. Gue panggil-panggil juga nggak ada.”

Dika dan Reno segera keluar. “Yang bener, Lu?” Sarah tidak berbohong. Mereka bertiga tak menemukan Alya di mana pun.

Tak ada sahutan sejauh mereka memanggil. Hening. Suara alam tetap sama, hanya kicauan burung dan desir angin.

Tidak ada jawaban. Dika melirik Sarah, matanya menyiratkan kecemasan yang sama. “Lu yakin dia nggak bilang apa-apa semalam?”

Sarah menggeleng cepat. “Nggak. Dia memang gelisah, tapi—” Ia mendadak teringat sesuatu.

“Katanya ada yang mencakar-cakar dari luar. Pas gue lihat cuma ada tupai. Atau jangan-jangan—“
Dadanya mencelos. Sarah tak melanjutkan kalimatnya.

Kenapa ia tidak lebih peka? Ada yang tidak beres. Dan dugaannya semakin kuat ketika Reno berhenti mendadak, menatap tanah dengan wajah tegang.

“Guys…” suara Reno bergetar. Semua tempat sudah dicari, sejauh jalur naik atau turun tak ada tanda-tanda keberadaan Alya.

Sarah merasa tubuhnya dingin. Dika meneguk ludah. Reno mengepalkan tangan. Tidak ada yang berani berbicara.

Tapi dalam hati, mereka semua sepakay menyimpulkan satu hal. Alya tidak menghilang. Alya DIAMBIL. (bersambung) 

Editor : Nur Wachid
#gunung lawu #cerita misteri #keramat #jalur pendakian