Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Misteri Gunung Lawu: Jalak Lawu, Mata yang Mengawasi Part 15

Saestu Saget • Selasa, 8 April 2025 | 04:02 WIB

Cerita misteri Jalak Lawu di Gunung Lawu.
Cerita misteri Jalak Lawu di Gunung Lawu.

Jalak Lawu menjadi peringatan bagi Sarman dan Jarwo. Namun, keduanya tidak sadar, mengabaikan setiap tanda alam di Gunung Lawu. 

Jawa Pos Radar Lawu - Malam yang Tak Terlupakan. Kegelapan Gunung Lawu seakan menelan Sarman dan Jarwo bulat-bulat.

“Lari, Wo. Lari!” Sarman bangkit.

“Man, tunggu!”

Sarman dan Jarwo berlari tanpa peduli arah. Nafas mereka memburu, dada sesak oleh ketakutan yang merayap di sekujur tubuhnya.

Paru-paru rasanya seperti diperas berlari di ketinggian gunung. Ditambah jalan yang tak terlihat, perdu tanaman liar yang menghalangi langkah.

Tapi mereka tak punya pilihan lain selain lari melarikan diri sejauh mungkin.

Di belakang mereka sosok hitam tinggi besar dengan mata besar merah menyala mengejar mereka. Tawa melengking mengisi latar, merayap semakin dekat.

Mau secepat apapun mereka berlari sosok makhluk hitam terus mengejar.

"ASU, NGALEH KOE! (ANJING, PERGI KAMU!) " Jarwo mengumpat.

Saking kesalnya sampai tak sadar kakinya dijegal akar pohon.

“AWAS, WO!”

Untung Sarman lebih dulu menarik lengan Jarwo sebelum tubuhnya terpenting menghantam tanah.

Mereka terus berlari. Duri dan ranting tajam mengoyak kaki, meninggalkan rasa perih yang membakar.

Ketakutan jauh lebih mendominasi. Sarman dan Jarwi terus berlari.

Makhluk di belakang mereka, bergerak cepat tanpa halangan.

Sarman tersungkur. Tangannya mencakar tanah, mencoba bangkit. Jarwo meraih lengannya.

“BANGUN, MAN! LARI! LARI!” paksa Jarwo

Sarman sempoyongan berlari sambil dibopong Jarwo.

Tapi tak lama kemudian ganti Jarwo yang jatuh. Mereka berdua kelelahan.

Saking lelahnya mereka sudah tak ingat lagi makhluk yang mengejarnya. Mereka pasrah, kalau pun mereka harus mati.

Sarman dan Jarwo sama-sama memejamkan mata. Jantung hampir meledak, kaki gemetaran hebat. Badan mereka menggigil.

Lalu hening.

Kesadaran mereka hilang di antara napas yang memburu.

Sangat hening.

Sampai suara ayam berkokok tiba-tiba pecah di udara.

Sarman membuka mata. Tubuhnya dingin, nafasnya masih memburu. Dia menoleh ke samping.

Jarwo diam membeku. Matanya melotot tak berkedip memandangi sesuatu di depannya.

Sarman baru sadar. Mereka tak ke mana-mana.

Mereka masih di bawah pohon beringin. (bersambung) 

Editor : Nur Wachid
#gunung lawu #cerita misteri #jalak lawu