Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

CERITA MISTERI | Desa Cemaralangu (4) - Pengunjung Wisata sempat Rekam Penampakan Pocong Modin Desa di Kaki Gunung Lawu

Deni Kurniawan • Selasa, 13 Agustus 2024 | 02:18 WIB
Ilustrasi cerita misteri Desa Cemaralangu (AI GENERATED/CHAT GPT)
Ilustrasi cerita misteri Desa Cemaralangu (AI GENERATED/CHAT GPT)

TUAN dan nyonya seklain, saat ini desa kami tak sesubur dulu.

Hidup kami di bawah kaki Gunung Lawu ini, jauh dari kata sejahtera.

Pagebluk akibat pendirian monumen besar di tempat wisata itu biangnya.

Pemerintah nekat membangun monumen di lokasi sakral.

Desa kami sekarang kelewat sepi. Penduduknya tak genap 100 kepala keluarga.

Banyak yang memilih pindah tempat tinggal.

Pergi ke luar daerah dengan maksud mencari selamat.

Sebab, tak sedikit yang mati dengan berbagai cerita misteri.

Seperti petani yang kelongsoran tebing terasiring sawah.

Tuan dan nyonya sekalian, ada satu kematian warga yang menjadi bahan perbincangan.

Baik pergunjingan warga internal desa maupun luar desa.

Adalah ketika modin setempat mati gantung diri. Banyak yang bilang kalau modin itu tak kuat merasakan pagebluk desa.

Hal buruk terus-terusan datang. Pun, semakin hari kian parah.

Konon, modin jadi pocong. Kami mendengar, ada wisatawan yang sempat merekam penampakannya. 

Mulai anak-anak, pemuda, dewasa, sampai yang sepuh, mengaku pernah didatangi pocong modin.

Sebagian besar bercerita bahwa rupa pocong sangat mengerikan.

Bermata merah mencorong.

Kain kafan masih putih baru dengan bercak tanah di sejumlah bagian.

Beberapa warga yang melihat, mengisahkan bahwa pocong mudin minta tolong.

Agar, kuburan dibongkar lalu ikatan tali pocong dilepas.

Cerita misteri itu redam bersaman pihak keluarga modin membongkar makam mendiang.

Tuan dan nyonya sekalian, itu salah satu cerita misteri di desa kami.

Desa yang ramai karena wisata, tapi sepi di segi sosial desa.

Sekarang, penduduk yang bertahan adalah mereka yang asli berdarah desa.

Orang-orang yang lahir dan tumbuh di desa ini.

Mereka-mereka yang bapak dan ibunya asli salah satu desa di kaki Gunung Lawu ini. (*)

*Penulis bekerja di Radar Madiun

Editor : Deni Kurniawan
#misteri #sakral #wisata #penampakan #gunung #lawu #Cemaralangu #Cerita #pocong