Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Detik-detik Kematian aang Legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro, Masih Sempat Latihan di Lapangan

Oktaviani Sindy • Rabu, 26 Februari 2025 | 23:06 WIB
Legenda sepakbola Indonesia, Bejo Sugiantoro, tutup usai kolaps di lapangan, meninggalkan jejak karier gemilang dan duka mendalam bagi dunia sepakbola.
Legenda sepakbola Indonesia, Bejo Sugiantoro, tutup usai kolaps di lapangan, meninggalkan jejak karier gemilang dan duka mendalam bagi dunia sepakbola.

Jawa Pos Radar Lawu - Legenda sepakbola Indonesia, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia pada Selasa (25/2/2025) setelah kolaps saat bermain sepakbola bersama rekan-rekannya di lapangan SIER, Surabaya.

Mantan pemain andalan Persebaya Surabaya ini sempat mendapatkan pertolongan di lapangan, namun akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Detik-detik Kejadian Tragis

Nugroho Mardiyanto, rekan Bejo sekaligus mantan pemain Persebaya, mengungkapkan kronologi kejadian yang mengakhiri perjalanan hidup bek tangguh tersebut.

Dimana, kejadian bermula saat tim Rosita FC, yang diisi oleh Bejo dan beberapa mantan pesepakbola profesional, menggelar pertandingan internal sebagai persiapan terakhir sebelum bulan puasa.

“Ceritanya itu Rosita FC menggelar latihan terakhir sebelum bulan puasa. Ini pertandingan tim Rosita melawan Rosita sendiri. Ada Coach Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf,” ujar Nugroho saat dihubungi awak media.

Pada babak pertama, Bejo bermain penuh seperti biasa. Namun, di awal babak kedua, ia tiba-tiba ambruk di lapangan.

“Babak pertama ya main seperti biasa, sampai akhir. Namun mulai babak kedua, belum satu menit, beliau kemudian jatuh sendiri di lapangan dan kemudian dibantu sama teman-teman,” lanjut Nugroho.

Mengetahui hal tersebut, rekan-rekan langsung memberikan pertolongan darurat kepada Bejo. Mereka memberikan oksigen, memukul-mukul tangannya, dan menarik lidahnya untuk memastikan jalan napas tetap terbuka.

Sempat sadar dan dibawa ke ambulans, Bejo akhirnya mengembuskan napas terakhir saat dirawat di rumah sakit.

“Orang-orang pada ngumpul semua. Beliau juga dikasih oksigen cukup lama.

Baca Juga: Pantai Dhadapan: Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Jam Operasioanal, dan Rute

Tangannya sempat dipukul-pukul. Lidahnya juga sempat ditarik. Kemudian beliau sempat sadar, dan dibawa masuk ke mobil ambulans,” tutur Nugroho.

Namun, kondisi Bejo sudah sangat memburuk, dimana sang legenda tampak pucat meskipun sempat menunjukkan tanda-tanda membaik setelah diberi oksigen.

Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia.

Sosoknya yang penuh semangat di lapangan dan dedikasinya terhadap olahraga ini akan selalu dikenang oleh rekan-rekan dan para penggemar sepakbola Tanah Air. (okta)

Editor : Riana M.
#babak pertama #persebaya surabaya #ambruk #bejo sugiantoro #babak kedua