Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sri Sultan Hamengkubuwono X Pakai Jas Pejabat Lain PDU Putih dalam Pelantikan Kepala Daerah, Kenapa? Ini Alasan Lengkapnya 

Nur Wachid • Jumat, 21 Februari 2025 | 01:55 WIB

 

Sri Sultan Hamengkubowono X jabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam momen pelantikan kepala daerah serentak di Istana Negara, Rabu, 20 Februari 2025.
Sri Sultan Hamengkubowono X jabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam momen pelantikan kepala daerah serentak di Istana Negara, Rabu, 20 Februari 2025.

JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Pakaian Sri Sultan Hamengkubuwono X mencuri perhatian dalam momen pelantikan kepala daerah di Istana Negara Kamis (20/2/2025). 

Pelantikan kepala daerah serentak ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di halaman Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelantikan serentak ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang dilantik hari ini. Ini adalah mandat dari rakyat untuk memimpin daerah masing-masing," ujar Prabowo.

Total 961 kepala daerah dari 481 daerah mengambil sumpah jabatan dalam pelantikan tersebut. 

Perinciannya, 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota. 

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 itu merupakan kali pertama sepanjang sejarah di Indonesia. 

"Ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia kita melantik kepala daerah secara serentak sebanyak ini," tambahnya.

Sri Sultan Hamengkubuwono X Tampil Berbeda di Pelantikan Kepala Daerah Serentak 

Di tengah barisan kepala daerah, Sri Sultan Hamengkubuwono X menarik perhatian. Terutama ketika ia berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.

Berbeda dari pejabat lain yang mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini tampil sederhana dengan jas hitam, dasi, dan songkok hitam.

Tampilannya yang khas ini langsung menjadi sorotan, menunjukkan kesederhanaan dan karakter khas Sultan sebagai seorang pemimpin yang tetap berpegang pada adat serta tradisi.

 

Busana yang dikenakan Sultan mirip dengan yang dikenakan Presiden Prabowo Subianto, menandakan posisinya yang unik sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki aturan tersendiri dalam pengangkatan kepala daerah.

Tidak hanya soal busana, ekspresi tenang dan bersahaja Sultan juga mencuri perhatian, mencerminkan sikapnya sebagai pemimpin yang lekat dengan nilai-nilai kesederhanaan.

Momen ini semakin mempertegas keunikan sistem pemerintahan DIY, di mana gubernur tidak dipilih melalui pemilu, melainkan ditetapkan berdasarkan keturunan Kesultanan Yogyakarta.

Sebagai pemimpin yang telah menjabat sejak 1998, Sri Sultan Hamengkubuwono X tetap konsisten dalam mempertahankan jati dirinya sebagai pemimpin tradisional yang dekat dengan rakyatnya. (kid)

 

 

Editor : Nur Wachid
#pelantikan kepala daerah #Presiden Prabowo #pakaian #sri sultan hamengkubuwono x