JOMBANG, Jawa Pos Radar Lawu – Misteri mayat pria tanpa kepala yang ditemukan di saluran irigasi Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Jombang, semakin mengarah pada dugaan mutilasi.
Pada Rabu (12/2/2024) sore, warga kembali dihebohkan dengan penemuan potongan kepala yang diduga milik jasad tersebut.
Kepala itu ditemukan di Sungai Ngotok Ring Kanal, Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang—sekitar 5 km dari lokasi mayat ditemukan pertama kali.
Potongan Kepala Ditemukan dalam Kondisi Membusuk
Kepala manusia yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar.
Relawan yang membantu evakuasi, Septa Eko, membenarkan temuan tersebut.
"Tadi ada laporan dari warga, kemudian kami melakukan evakuasi di lokasi," ujarnya.
Potongan kepala itu sudah dalam keadaan membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.
Meski demikian, secara sekilas, kepala tersebut diduga milik seorang pria.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, juga membenarkan laporan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kepala manusia itu ditemukan di pinggir sungai, kemungkinan terbawa arus.
"Jadi tadi ada laporan dari warga yang menemukan potongan kepala, posisinya di pinggir sungai. Mungkin hanyut atau bagaimana, kita sudah evakuasi," terang Margono.
Potongan kepala ini kini telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk otopsi guna memastikan identitasnya.
Apakah Potongan Kepala Itu Milik Mayat di Dukuharum?
Penemuan kepala ini diduga berkaitan dengan jasad pria tanpa kepala yang lebih dulu ditemukan pada Selasa (12/2/2025) siang di saluran irigasi Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum.
Jasad tersebut ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan sudah membusuk.
Saksi mata, Ahmad Alimin (57), mengaku awalnya mengira jasad tersebut adalah orang-orangan sawah.
"Saya cari ikan awalnya, dari jauh itu lihat, awalnya saya kira orang-orangan sawah," ungkapnya.
Namun, ketika mendekat, ia terkejut melihat bahwa itu adalah tubuh manusia tanpa kepala.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan apakah potongan kepala yang ditemukan di Sungai Ngotok Ring Kanal adalah milik mayat di Desa Dukuharum.
"Yang jelas kita periksa dulu, kami dalami, kita otopsi dulu. Apakah itu memang potongan kepala korban, kami masih menunggu hasil otopsi," pungkas AKP Margono.
Dugaan Kuat: Korban Pembunuhan dan Mutilasi
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menyatakan bahwa dari pemeriksaan awal, ada indikasi kuat bahwa mayat pria tanpa kepala ini merupakan korban mutilasi.
Baca Juga: Hilang Bak Ditelan Bumi, Begini Nasib Jeje Slebew Terkini, Apa Benar Pindah Agama?
"Tadi ditemukan warga kondisinya tanpa busana dan tanpa kepala, bisa jadi indikasi seperti itu (mutilasi)," ujarnya.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mayat dengan kepala ditemukan terpisah serta mencari pelaku di balik kejadian mengerikan ini. (radarjombang/id)
Editor : Nur Wachid