Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Baca Komik One Piece 1149 RAW: Gaban Melihat Masa Depan, Colon Mati sebelum Sempat Diselamatkan

Andi Chorniawan • Kamis, 22 Mei 2025 | 18:16 WIB
Gaban melihat masa depan Colon mati di baca komik One Piece 1149 RAW.
Gaban melihat masa depan Colon mati di baca komik One Piece 1149 RAW.

Jawa Pos Radar Lawu – Baca komik One Piece 1149 menghadirkan tragedi yang menimpa Scopper Gaban dan anaknya, Colon. 

Dalam bab ini, kekuatan, perngorbanan, dan kehilangan bercampur dalam satu momen yang memperlihatkan sisi paling manusiawi dari sang legenda bajak laut.

Ceritanya dimulai dengan pertarungan klimaks antara Scopper Gaban dan Holy Knights Sommers.

Kapak Musik Surgawi

Gaban menunjukkan kekuatan luar biasa dengan mengeksekusi musuhnya menggunakan jurus pamungkas bernama Futenraku

Serangan yang dalam bahasa Indonesia berarti Kapak Musik Surgawi itu merupakan tebasan tajam berselimut petir hitam dari senjata kapaknya.

Tebasan tersebut sukses membelah tubuh Sommers menjadi dua, dan tertancap pada duri.

Dan lagi-lagi, Sommers tidak bisa beregenerasi atau memulihkan bagian tubuhnya yang terpotong.

Pemilik kekuatan duri itu belum mati, tapi tidak dapat bergerak di sepanjang cerita baca komik One Piece 1149 RAW. 

Namun, momen kemenangan tersebut hanya sesaat. Gaban segera mengalihkan perhatiannya ke arah Colon, putranya yang sedang dicengkeram Gunko.

Colon Mati

Sebelum Gaban sempat bergerak, alur cerita memunculkan kilas balik singkat tentang kelahiran Colon. 

Flashback tersebut memperkuat ikatan emosional antara ayah dari manusia biasa dan anak ras raksasa yang selama ini tersirat.

Kembali ke masa sekarang, adegan menyakitkan terjadi. Gunko, dengan ekspresi tanpa ampun, menusuk leher Colon menggunakan panahnya.

Berdasarkan baca komik One Piece 1149 RAW, darah keluar dari leher dan Gaban berteriak "Bertahanlah sebentar!"

Dengan amarah membuncah, kapak Gaban kembali memancarkan petir hitam. Dia bersiap meluncur untuk menghabisi Gunko.

Namun, di saat itulah Kenbunshoku Haki-nya aktif. Dalam sekilas pandang ke masa depan, Gaban melihat bahwa anaknya mati sebelum sempat diselamatkan.

Satu demi satu, hingga tubuh Gaban limbung dan jatuh dari cabang raksasa Pohon Adam, menuju Dunia Bawah.

Dalam detik-detik terakhirnya, Gaban berbicara "Maafkan aku, Colon... dan Elbaph..."

Akankah Gaban selamat? Dan apa langkah selanjutnya dari kru Bajak Laut Topi Jerami?

Baca komik One Piece 1149 RAW bukan sekadar pertempuran, tapi kisah pengorbanan, kehilangan, dan cinta seorang ayah kepada anaknya. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#baca komik one piece #colon #gaban #gunko #One Piece 1149 RAW #masa depan