Jawa Pos Radar Lawu - Cuaca ekstrem bisa membuat anak lebih rentan sakit jika daya tahan tubuh menurun.
Menurut dokter spesialis anak dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH, tidur yang cukup menjadi fondasi utama imun anak.
Selain itu, pola hidup sehat, nutrisi seimbang, dan vaksinasi influenza juga penting diterapkan agar anak tetap fit dan terlindungi dari penyakit.
Berikut enam langkah praktis untuk menjaga kesehatan anak di masa cuaca tidak menentu.
1. Tidur Cukup sebagai Fondasi Imunitas
Tidur cukup berperan penting dalam mempersiapkan tubuh anak menghadapi perubahan cuaca. Anak di bawah 7 tahun idealnya tidur total 10 jam sehari, termasuk tidur siang dan malam. Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh dan membuat anak lebih mudah terserang virus.
2. Rutin Cuci Hidung dengan Cairan Saline (NaCl)
Kebiasaan sederhana ini membantu membersihkan debu, polutan, dan partikel virus dari hidung anak. Dr. Mesty menekankan, “Banyak yang mengira tindakan ini membuat anak tidak nyaman, padahal manfaatnya sangat besar.”
3. Vaksin Influenza Sejak Usia 6 Bulan
Vaksin flu sangat penting, terutama saat musim hujan atau cuaca ekstrem. Langkah ini membantu menekan risiko infeksi influenza dan komplikasi yang lebih serius.
4. Pola Makan Bergizi dan Seimbang
Pastikan anak mendapatkan protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Batasi makanan kemasan tinggi gula karena dapat memicu peradangan dan melemahkan sistem imun alami tubuh.
5. Tambahkan Suplemen Vitamin D
Vitamin D berperan dalam mendukung sistem imun dan menjaga kesehatan tulang. Rekomendasi dosis: 0–1 tahun: 400 IU/hari, usia di atas 1 tahun: 600 IU/hari.
6. Terapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)
Kebiasaan kecil yang berdampak besar: mencuci tangan setelah beraktivitas, menutup mulut saat batuk atau bersin, menghindari kontak dengan orang sakit, dan menjaga kebersihan rumah serta mainan anak.
Dr. Mesty menekankan, kombinasi tidur cukup, nutrisi baik, kebersihan, dan vaksinasi membentuk benteng kuat agar anak tetap sehat dan mampu beradaptasi dengan cuaca ekstrem. (fin)
Editor : AA Arsyadani