Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Wisata Sejarah Kalimantan Selatan Paling Lengkap 2026, dari Pasar Terapung Legendaris hingga Museum Perjuangan yang Sarat Nilai Budaya

Sukma Maharani Putri • Minggu, 18 Januari 2026 | 10:15 WIB

 

Pasar Terapung Lok Baintan
Pasar Terapung Lok Baintan

Jawa Pos Radar Lawu - Kalimantan Selatan tidak hanya memikat lewat keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan jejak sejarah dan budaya yang masih hidup hingga hari ini.

Provinsi ini menawarkan pengalaman wisata yang unik, di mana pengunjung bisa menyusuri sungai bersejarah.

Mengenal semangat perjuangan rakyat Banjar, hingga memahami kekayaan budaya lokal melalui museum-museum autentik.

Bagi kamu yang ingin liburan sekaligus menambah wawasan, berikut deretan wisata sejarah Kalimantan Selatan yang paling lengkap dan wajib masuk agenda perjalanan di tahun 2026.

Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan di Sungai Martapura, Banjarmasin, menjadi ikon wisata sejarah yang masih aktif hingga kini.

Di tempat ini, transaksi jual beli dilakukan di atas perahu tradisional bernama jukung, menciptakan suasana pasar yang benar-benar khas dan autentik.

Beragam hasil bumi seperti sayur segar, buah lokal, hingga jajanan tradisional Banjar dijajakan langsung oleh para pedagang. Aktivitas pasar biasanya dimulai sejak pagi buta, sekitar pukul 05.30 hingga 07.30 WITA, menjadikannya destinasi favorit wisatawan yang ingin merasakan denyut kehidupan masyarakat sungai.

Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk, namun perlu menyewa perahu dengan kisaran harga Rp100.000–Rp150.000 per perahu untuk menikmati pengalaman berkeliling pasar.

Museum Wasaka

Museum Wasaka atau Waja Sampai Ka Puting merupakan saksi bisu perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan. Museum ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah seperti senjata tradisional, seragam pejuang, foto dokumentasi perjuangan, hingga benda peninggalan masa penjajahan.

Mengunjungi Museum Wasaka memberikan gambaran nyata tentang semangat juang masyarakat Banjar yang dikenal pantang menyerah. Tempat ini sangat cocok sebagai destinasi wisata edukasi bagi pelajar maupun wisatawan umum. Menariknya, museum ini dapat dikunjungi secara gratis.

Museum Lambung Mangkurat

Terletak di Banjarbaru, Museum Lambung Mangkurat menjadi pusat informasi sejarah dan budaya Kalimantan Selatan. Museum ini menyimpan koleksi lengkap mulai dari fosil, artefak arkeologi, benda peninggalan kerajaan, hingga miniatur rumah adat khas Banjar dan Dayak.

Dengan penyajian yang edukatif dan informatif, museum ini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan pelajar. Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau, sekitar Rp5.000 per orang.

Museum Rakyat Hulu Sungai Selatan

Museum Rakyat Hulu Sungai Selatan di Kandangan menawarkan sudut pandang berbeda tentang kehidupan masyarakat lokal di masa lampau. Koleksi yang dipamerkan meliputi peralatan rumah tangga tradisional, senjata, pakaian adat, hingga berbagai kerajinan khas daerah.

Selain menjadi destinasi wisata sejarah, museum ini juga berperan penting dalam pelestarian budaya agar tetap dikenal oleh generasi muda. Pengunjung dapat menikmati seluruh koleksi museum ini tanpa dipungut biaya.

Liburan Bermakna di Kalimantan Selatan

Mengunjungi wisata sejarah Kalimantan Selatan bukan sekadar jalan-jalan, tetapi juga perjalanan memahami identitas, budaya, dan perjuangan masyarakatnya. Dari pasar terapung yang masih hidup hingga museum penuh cerita masa lalu, setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda dan berkesan.

Jika kamu mencari liburan yang bermakna di tahun 2026, wisata sejarah Kalimantan Selatan layak masuk dalam daftar teratas. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Pasar Terapung Lok Baintan #Museum Wasaka #wisata kalimantan selatan