Jawa Pos Radar Lawu - Yogyakarta kini punya destinasi wisata kekinian yang wajib dikunjungi: HeHa Sky View. Terletak di Patuk, Gunung Kidul, tempat ini menawarkan panorama kota dari ketinggian, spot foto Instagramable, kuliner lezat, dan fasilitas lengkap.
Hanya 30–40 menit dari pusat kota, pengunjung bisa menikmati udara segar perbukitan dan suasana santai yang cocok untuk bersantai sore atau menjelang malam. Menjelang senja, pemandangan kota dipadu cahaya lampu yang perlahan menyala, menciptakan suasana romantis dan menenangkan.
Bagi para wisatawan yang ingin melepas penat, HeHa Sky View menjadi alternatif menarik. “Datang ke sini membuat saya merasa seperti bisa memeluk seluruh kota. Udara segar, pemandangan indah, dan berbagai spot foto membuat liburan saya berkesan,” ungkap Dina, wisatawan asal Bandung.
Panorama Kota dan Sensasi dari Ketinggian
HeHa Sky View berada sekitar 30–40 menit dari pusat Kota Yogyakarta. Meski lokasinya di perbukitan, perjalanan menuju ke sana relatif mudah. Begitu sampai, pengunjung langsung disambut panorama kota yang menakjubkan.
Tidak hanya sekadar melihat kota dari atas, pengunjung juga bisa merasakan sensasi berada di Sky Glass, sebuah teras kaca yang memanjang di atas jurang. Dari sini, setiap langkah terasa menegangkan sekaligus memacu adrenalin. “Awalnya takut juga, tapi begitu melihat pemandangan dari atas, semua rasa takut hilang. Rasanya luar biasa!” kata Arif, wisatawan asal Surabaya.
Selain Sky Glass, ada beberapa wahana unik lain yang bisa dicoba, seperti Sky Balloon, Sky Swing, dan berbagai instalasi seni yang Instagramable seperti Love Box dan HeHa Aeroplane. Setiap sudut tempat ini seolah dirancang untuk membuat pengunjung tak ingin berhenti berfoto.
Fasilitas Lengkap untuk Liburan Nyaman
Tidak hanya menyuguhkan pemandangan, HeHa Sky View juga dilengkapi fasilitas yang membuat liburan lebih nyaman:
• Viewing Deck & Sky Glass untuk panorama kota dari ketinggian.
• Food Court & Kuliner dengan menu lokal hingga modern.
• Live Music & Outdoor Area dengan bean bag dan taman santai.
• Fasilitas umum: toilet bersih, mushola, area parkir luas, dan akses ramah kursi roda.
Dengan fasilitas lengkap ini, pengunjung bisa menghabiskan waktu berjam-jam menikmati suasana tanpa merasa kekurangan. Lokasi ini cocok untuk solo traveler, pasangan, maupun keluarga.
Harga Tiket Masuk Terjangkau
Salah satu daya tarik HeHa Sky View adalah harga tiketnya yang ramah di kantong. Tiket masuk utama dibanderol Rp20.000 per orang, berlaku untuk hari biasa maupun akhir pekan.
Bagi yang ingin pengalaman lebih menantang, wahana tambahan dikenakan biaya ekstra:
• Sky Glass: Rp30.000
• Sky Balloon: Rp20.000
• Sky Swing: Rp10.000
Parkir juga terjangkau, yakni Rp3.000–5.000 untuk motor dan Rp5.000–10.000 untuk mobil. Dengan harga yang fleksibel, HeHa Sky View memberikan pengalaman liburan berkualitas tanpa harus menguras kantong.
Jam Operasional dan Waktu Terbaik
HeHa Sky View buka setiap hari:
• Senin–Jumat: 10.00 – 21.00 WIB
• Sabtu–Minggu & Hari Libur: 08.00 – 21.00 WIB
Menurut pengunjung, waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore hari, sekitar 16.00–18.00 WIB. Saat itu, matahari perlahan tenggelam dan lampu kota mulai menyala, menciptakan pemandangan yang memukau untuk fotografi maupun sekadar menikmati suasana.
Lokasi Strategis dengan Akses Mudah
• Alamat: Jl. Dlingo-Patuk No. 2, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta
• Jarak dari Kota: ±30–40 menit
• Rute: Dari Kota Yogyakarta → Bukit Bintang → Jalan Dlingo-Patuk → ikuti petunjuk HeHa Sky View
Meski berada di perbukitan, jalan menuju HeHa Sky View sudah cukup baik. Namun, pengunjung disarankan tetap berhati-hati, terutama pada malam hari karena beberapa jalan menanjak dan berkelok.
Wisata langit indah jogja.
HeHa Sky View membuktikan bahwa Yogyakarta bukan hanya kota budaya dan kuliner, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata dari ketinggian yang memukau. Dengan harga tiket terjangkau, fasilitas lengkap, dan spot foto Instagramable, destinasi ini cocok untuk liburan singkat, rekreasi keluarga, maupun solo traveler yang ingin mengabadikan momen berbeda.(ahyar-mg-uinpo)
Editor : Nur Wachid