Jawa Pos Radar Lawu - Terletak di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Ekowisata Sungai Mudal menjadi salah satu destinasi alam unggulan yang memadukan keindahan air jernih, udara sejuk, dan suasana hutan tropis yang menenangkan.
Tempat ini bukan hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga menghadirkan konsep ekowisata berkelanjutan yang menjaga kelestarian alam sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.
Pesona Alam Sungai Mudal
Sesuai namanya, Sungai Mudal berasal dari mata air alami yang muncul dari perut bumi di kawasan Pegunungan Menoreh.
Airnya berwarna biru toska jernih, mengalir membentuk beberapa kolam alami dan air terjun kecil yang menawan. Di antara pepohonan rindang dan suara gemericik air, pengunjung akan merasakan ketenangan yang menyegarkan pikiran.
Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah air terjun bertingkat yang mengalir lembut di antara bebatuan kapur. Di bawahnya terdapat kolam alami yang sering dijadikan tempat berenang oleh wisatawan. Airnya begitu bening hingga dasar kolam terlihat jelas, menciptakan suasana alami bak surga tersembunyi di tengah hutan.
Konsep Ekowisata yang Berkelanjutan
Ekowisata Sungai Mudal dikembangkan dengan konsep ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Pengelolaan tempat ini dilakukan oleh warga Dusun Banyunganti yang bergotong royong menjaga kebersihan, keamanan, serta keasrian alam di sekitarnya.
Selain menjaga kebersihan sungai dan hutan, masyarakat juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti area parkir, warung makan, dan homestay sederhana.
Hasil pengelolaan ekowisata ini digunakan kembali untuk perawatan kawasan dan kesejahteraan warga sekitar menjadikan Sungai Mudal contoh nyata wisata alam yang berkelanjutan.
Aktivitas Wisata di Sungai Mudal
-Beragam aktivitas menarik bisa dilakukan di kawasan ini, di antaranya:
-Berenang dan bermain air di kolam alami dengan air yang sejuk dan jernih.
-Menikmati panorama air terjun dan suasana hutan tropis.
-Trekking ringan di jalur pegunungan Menoreh untuk menikmati udara segar dan pemandangan lembah hijau.
-Camping dan piknik, cocok untuk wisata keluarga atau komunitas pecinta alam.
-Berfoto di spot-spot alami, seperti jembatan bambu, kolam biru, dan tebing batu yang menjadi ikon Sungai Mudal.
Fasilitas dan Harga Tiket Masuk
Ekowisata Sungai Mudal sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang nyaman untuk wisatawan:
-Area parkir luas
-Kamar mandi dan ruang bilas
-Warung makanan dan minuman
-Gazebo dan tempat duduk santai
-Spot foto alami
-Area camping dan outbound
Harga tiket masuk tergolong murah, sekitar Rp10.000–Rp15.000 per orang, dengan biaya parkir motor sekitar Rp3.000 dan mobil Rp5.000.
Rute Menuju Ekowisata Sungai Mudal
Dari Kota Yogyakarta, jarak menuju Sungai Mudal sekitar 35 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam. Rutenya sebagai berikut:
Dari pusat kota, arahkan kendaraan ke barat menuju Godean.
Lanjutkan perjalanan ke arah Sentolo – Girimulyo.
Dari Pasar Jonggrangan, ikuti petunjuk jalan menuju Ekowisata Sungai Mudal di Dusun Banyunganti.
Akses jalan sudah cukup baik dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat hingga area parkir utama. Dari parkiran, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 5–10 menit untuk sampai di area kolam utama.
Tips Berkunjung
-Datanglah pagi hari agar bisa menikmati suasana tenang dan udara segar.
-Gunakan pakaian yang nyaman dan sandal anti selip.
-Bawa baju ganti jika ingin berenang di kolam alami.
-Jangan lupa membawa kamera, karena banyak spot foto cantik alami.
-Selalu jaga kebersihan dan hindari membuang sampah sembarangan.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid