Jawa Pos Radar Lawu - Siapa sangka Indonesia memiliki pulau romantis yang dijuluki Maldives-nya Indonesia. Pulau Cinta di Gorontalo menawarkan pengalaman liburan penuh romantisme, petualangan, dan keindahan alam yang memesona.
Terletak di Teluk Tomini, tepatnya di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Pulau Cinta berjarak sekitar 115 kilometer dari pusat Kota Gorontalo.
Untuk sampai ke sana, wisatawan perlu menempuh perjalanan darat dan laut sekitar tiga jam, namun semua rasa lelah akan terbayar saat melihat pesona pulau yang menawan ini.
1. Berkeliling Pulau Cinta
Pagi hari menjadi waktu terbaik untuk berjalan santai menyusuri pasir putih sambil berbagi cerita dan rencana masa depan bersama pasangan.
Sore harinya, suasana semakin romantis ketika matahari mulai tenggelam di ufuk barat, menciptakan siluet yang indah di antara deburan ombak dan hembusan angin laut.
2. Bersantai Menikmati Pemandangan Laut
Keindahan laut di Pulau Cinta masih sangat alami dan bersih karena dijaga oleh masyarakat setempat.
Sambil menikmati panorama laut biru, kamu bisa menghabiskan waktu dengan barbeque romantis bersama pasangan, berbincang santai tentang masa depan keluarga, atau sekadar menikmati hembusan angin pantai.
3. Snorkeling Menyelami Dunia Bawah Laut
Pulau Cinta juga menjadi surga bagi pecinta snorkeling. Hanya menyelam 2–3 meter, kamu sudah bisa menikmati keindahan biota laut yang eksotis dan berwarna-warni. Menyelam bersama pasangan tentu menciptakan pengalaman romantis yang sulit dilupakan.
4. Trekking di Hutan Sekitar Pulau
Tak jauh dari kawasan pantai, terdapat hutan lebat yang sejuk dan rindang, cocok untuk aktivitas trekking. Selain menyatu dengan alam, kamu juga bisa berinteraksi dengan warga lokal yang ramah dan menyambut hangat wisatawan.
Perjalanan menuju Pulau Cinta dimulai dengan penerbangan ke Bandara Jalaluddin Gorontalo.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan jalur darat sekitar dua jam menuju Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Setibanya di Tilamuta, kamu dapat menyewa kapal motor atau miniboat menuju Pulau Cinta dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Menurut legenda lokal yang dipercaya warga sekitar, Pulau Cinta dahulu merupakan tempat pertemuan rahasia antara pangeran Gorontalo dan putri pedagang Belanda.
Saat itu, wilayah Gorontalo dikenal sebagai pulau rempah-rempah yang menjadi pusat perdagangan dunia. Kisah cinta dua insan dari dunia berbeda inilah yang melahirkan nama “Pulau Cinta”.
Bentuknya yang unik menyerupai hati, panorama lautnya yang jernih, serta cerita romantis di baliknya menjadikan Pulau Cinta sebagai destinasi favorit pasangan yang ingin berbulan madu atau mencari ketenangan.
Selain menikmati keindahan laut dari kamar resort, wisatawan juga bisa menyelam, melihat bintang di malam hari, atau menjelajahi Pulau Harapan di sekitarnya.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun