Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menikmati Pesona Gunung Pangradinan:Surga Tersembunyi di Bandung Barat dengan Panorama Waduk Cirata Dan Pendaki Harus Tau dengan Sabana nya!

Nur Wachid • Selasa, 2 September 2025 | 23:30 WIB

Gunung Pangradinan dan Sabana
Gunung Pangradinan dan Sabana

Jawa Pos Radar Lawu-Bandung memang tidak pernah kehabisan destinasi wisata alam. Selain Lembang dengan pesona perkebunannya, dan Ciwidey dengan kawah putihnya yang ikonik, ada satu lagi permata tersembunyi yang belum banyak dijamah wisatawan: Gunung Pangradinan.

Terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, gunung dengan ketinggian sekitar 1.080 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menawarkan panorama yang begitu indah.

Meski tidak setinggi gunung-gunung populer di Jawa Barat, seperti Gede Pangrango atau Ciremai, Gunung Pangradinan punya daya tariknya sendiri: pemandangan Waduk Cirata yang membentang luas, suasana pendakian yang tenang, serta jalur yang ramah untuk semua kalangan.

Pesona Alam Gunung Pangradinan

Salah satu hal paling menawan dari Gunung Pangradinan adalah pemandangan Waduk Cirata yang bisa dilihat jelas dari puncak. Air waduk yang luas berkilauan saat terkena sinar matahari, berpadu dengan hamparan bukit hijau yang mengelilinginya.

Di pagi hari, kabut tipis sering turun dan menutupi lembah, menciptakan suasana magis seolah sedang berada di negeri atas awan.

Saat siang, panorama pegunungan terbentang luas sejauh mata memandang, dan menjelang sore, langit jingga berpadu dengan siluet bukit memberikan momen sunset yang luar biasa romantis.

Banyak pendaki menyebut Gunung Pangradinan sebagai tempat terbaik untuk menikmati pemandangan lengkap: dari sunrise, panorama alam siang hari, hingga sunset yang menenangkan hati.

Jalur Pendakian yang Bersahabat

Tidak seperti gunung dengan jalur ekstrem, trek menuju Gunung Pangradinan relatif mudah sehingga cocok untuk pendaki pemula maupun keluarga. Jalurnya berupa tanah dengan beberapa bagian bebatuan ringan, tanpa tanjakan ekstrem.

Waktu tempuh rata-rata untuk sampai ke puncak sekitar 1–2 jam perjalanan dengan tempo santai. Sepanjang jalan, pendaki akan melewati kebun-kebun warga, pepohonan hijau, dan udara segar khas pegunungan yang membuat perjalanan terasa menyenangkan.

Karena jalurnya singkat, banyak orang menjadikan Gunung Pangradinan sebagai pilihan untuk pendakian santai di akhir pekan. Meski begitu, tetap disarankan menggunakan sepatu gunung agar lebih nyaman, terutama bila habis hujan karena jalur bisa sedikit licin.

Aktivitas Seru di Gunung Pangradinan

Bukan hanya sekadar mendaki, ada banyak aktivitas menarik yang bisa kamu lakukan di Gunung Pangradinan:

1.Camping dengan Pemandangan Luar Biasa

Area puncak cukup lapang untuk mendirikan tenda. Saat malam tiba, suasana hening ditemani bintang-bintang di langit akan jadi pengalaman yang sulit dilupakan.

2.Berburu Sunrise dan Sunset

Sunrise di Pangradinan terkenal indah dengan cahaya matahari yang perlahan menembus kabut tipis di lembah. Sementara sunset menghadirkan nuansa jingga yang hangat, sempurna untuk bersantai atau berfoto.

3.Hunting Foto Instagramable

Banyak spot foto menarik dengan latar Waduk Cirata, kabut pagi, serta hamparan perbukitan hijau. Setiap sudutnya layak diabadikan, cocok untuk pecinta fotografi alam.

4.Healing dan Relaksasi

Karena tidak seramai destinasi wisata populer lain di Bandung, Gunung Pangradinan menawarkan ketenangan alami. Cocok untuk kamu yang ingin melepas stres dan mencari ketenangan batin.

Akses Menuju Gunung Pangradinan

Untuk mencapai Gunung Pangradinan, perjalanan dimulai dari Kota Bandung menuju arah Cirata. Waktu tempuh sekitar 3–4 jam dengan kendaraan pribadi, tergantung kondisi lalu lintas.

Setibanya di Desa Sukamanah, pengunjung bisa menuju basecamp pendakian. Di sini biasanya tersedia area parkir, warung sederhana, serta tempat untuk istirahat sebentar sebelum memulai perjalanan mendaki.

Fasilitas di Sekitar Gunung Pangradinan

-Walaupun masih tergolong destinasi alami, beberapa fasilitas dasar sudah tersedia:

-Basecamp untuk registrasi dan parkir kendaraan.

-Warung kecil yang menjual makanan ringan dan minuman.

-Area camping di puncak dengan pemandangan spektakuler.

Namun, jangan berharap fasilitas lengkap seperti di gunung yang sudah sangat populer. Disarankan membawa bekal sendiri, terutama bila berencana camping.(galuh-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#pendaki #detinasi wisata #Gunung Pangradiran #bandung barat #sabana