Jawa Pos Radar Lawu - Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau.
Salah satu destinasi yang belakangan ini mencuri perhatian adalah Sarkawi Sumberurip.
Berlokasi di Kecamatan Pronojiwo, kawasan ini menyuguhkan panorama alam yang menenangkan, terletak sekitar 38 kilometer dari pusat kota Lumajang.
Sarkawi Sumberurip menyajikan hamparan rumput hijau yang menyegarkan mata, dikelilingi oleh rimbunnya hutan pinus.
Di tengah kawasan ini, terdapat aliran sungai kecil yang jernih, dihiasi bebatuan alami yang semakin mempercantik suasana.
Udara yang sejuk dan kesegaran airnya membuat setiap wisatawan merasakan kedamaian saat berada di sini.
Keunikan utama dari Sarkawi adalah pemandangan Gunung Semeru yang megah.
Lokasinya yang berada di kaki gunung ini memberikan panorama Gunung Semeru dengan sangat jelas, menjadikannya tempat yang sempurna bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan gunung tanpa harus mendakinya.
Banyak wisatawan datang untuk sekadar berfoto, berkemah, atau bahkan hanya duduk menikmati sore hari sembari menyeruput kopi di pinggir aliran sungai.
Perjalanan menuju Sarkawi memang cukup menantang. Wisatawan harus melewati jalan yang dipenuhi tanah dan bebatuan.
Namun, semua usaha tersebut terbayar lunas dengan pemandangan spektakuler yang menanti di sana.
Hamparan rumput hijau, sungai kecil yang mengalir, dan megahnya Gunung Semeru yang tampak jelas dari kejauhan benar-benar menyihir setiap mata yang memandang.
Sarkawi Sumberurip sering menjadi destinasi favorit anak muda untuk piknik atau berkemah. Area ini menyediakan lokasi camping yang ideal, dengan tarif Rp. 50 ribu per tenda.
Namun, bagi yang tidak ingin bermalam, kegiatan piknik juga bisa menjadi alternatif menarik.
Membawa camilan, minuman, dan perlengkapan seperti karpet atau meja lipat menjadi cara sederhana untuk menikmati suasana alam Sarkawi.
Selain itu, pemandangan Gunung Semeru yang ikonik menjadi latar belakang sempurna untuk fotografi.
Mengabadikan momen dengan kamera atau smartphone, lalu menambahkan sentuhan editing seperti color grading, membuat hasil foto semakin estetik untuk diunggah di media sosial.
Sayangnya, karena belum dikelola secara resmi, Sarkawi belum dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, warung makan, atau persewaan alat kemah.
Oleh karena itu, wisatawan disarankan untuk mempersiapkan segala kebutuhan dengan matang sebelum berkunjung.
Tidak adanya pengelolaan juga berarti kawasan ini tidak memiliki jam operasional dan biaya masuk, sehingga wisatawan bebas mengunjungi kapan saja tanpa dipungut biaya.
Bagi para pencinta alam, Sarkawi Sumberurip menawarkan pengalaman yang tidak terlupakan.
Hidden gem ini benar-benar layak untuk dikunjungi, baik untuk mencari ketenangan maupun petualangan sederhana di alam bebas. (*)
Editor : Riana M.