Jawa Pos Radar Lawu - Wisata alam di Pacitan amat beragam, mulai dari gunung, sungai, dan pantai.
Apalagi, Pacitan memang dikenal juga dengan sebutan Kota Seribu Goa. Banyak obyek wisata goa dengan panorama indah yang disajikan.
Nah kali ini Radar Lawu akan merangkum wisata goa yang ada di Pacitan. Berikut ulasannya:
- Goa Gong
Rekomendasi wisata goa di Pacitan pertama ada Goa Gong.
Goa ini memiliki panjang sekitar 256 meter yang dihiasi dengan stalaktit dan stalakmit yang memukau. Lokasinya ada di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.
Uniknya, diberi nama Goa Gong karena batu di dalamnya dapat mengeluarkan bunyi yang mirip suara alat musik gong.
Selain itu di dalam Goa Gong ini juga menyimpan lima sendang, yaitu Jampi Rogo, Sendang Relung Jiwo, Sendang Panguripan, Sendang Kamulyan, dan Sendang Relung Nisto. Setiap sendang memiliki fungsi dan arti yang berbeda.
Di ujung lorong Goa, pengunjung juga akan terkesima dengan ruangan berbentuk kubah raksasa yang dapat ditempuh sekitar 2 jam sejak pertama kali masuk. Sehingga membuat wisata Pacitan ini memberikan pengalaman petualangan yang tak tertandingi.
- Goa Tabuhan
Rekomendasi kedua ada Goa Tabuhan. Goa Tabuhan juga merupakan salah satu gua yang menjadi kebanggan Pacitan. Lokasinya ada di Dusun Tabuhan, Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Goa Tabuhan ini memiliki keunikan tersendiri dengan pertunjukan seni menggunakan bebatuan stalagmit dan stalaktit yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.
Pertunjukan tersebut dilakukan di depan goa, yang terdapat beberapa batuan stalagmit dan stalaktit yang dapat dimainkan. Dari fenomena unik itu, maka diberi nama Goa Tabuhan.
Daya tarik lainnya dari Goa Tabuhan ini memiliki Sendang Bidadari, yaitu air terjun kecil yang dilengkapi dengan kolam. Konon zaman dulu kolam mini dijadikan tempat mandi para bidadari atau putri raja.
Baca Juga: Sederet Daya Tarik yang Tersaji di Wisata Semar Edupark, Destinasi Wisata Baru Karanganyar
- Goa Luweng Jaran
Rekomendasi selanjutnya ada Goa Luweng Jaran. Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1984 oleh penduduk sekitar, Goa ini selalu menjadi lokasi favorit bagi para pecinta alam untuk sekedar menguji adrenalin.
Goa Luweng Jaran mempunyai panjang total mencapai 24 kilometer. Untuk bisa masuk kedalam goa ini memButuhkan keahlian khusus, pasalnya lokasinya yang sangat sulit ditempuh dan membahayakan.
Sepanjang jalan, pengunjung yang menyusuri goa bisa menikmati ornamen unik yang terbentuk secara alami. Lokasi Goa Luweng Jaran berada di Dusun Kasri, Desa Jlubang, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.
Keistimewaan dan keunikan dari Goa Luweng Jaran ini adalah goa dengan bentuk vertikal dan yang paling panjang di pulau Jawa.
Menurut beberapa sumber goa ini menempati urutan ke-118 di Dunia sebagai gua terpanjang versi World Caves Database.
- Goa Kalak
Rekomendasi terakhir ada Goa Kalak. Lokasinya ada di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.
Goa Kalak ditemukan sekitar tahun 70 - 80an dan digadang-gadang merupakan goa tertua yang berada di Pacitan.
Goa Kalak dipercaya sebagai tempat ritual Raden Brawijaya pada zaman Kerajaan Majapahit. Beliau merupakan salah satu tokoh 'babat alas' di daerah tersebut, yang juga disebut sebagai Gusti Kalak.
Keberadaan Goa Kalak ini menjadi bukti sejarah panjang dan menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan.
Keunikan dari pada Goa Kalak terdapat pada penemuan fosil manusia purba yang menandakan bahwa Pacitan memang menjadi salah satu pusat kehidupan manusia purba di Indonesia. (*)
Editor : Riana M.