Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! Tubuh Bocah 4 Tahun di Sukabumi Dipenuhi Cacing, Panjang 15 Cm Keluar dari Hidung sebelum Meninggal

Nur Wachid • Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:01 WIB
Ilustrasi, wujud cacing di dalam perut seorang balita di Jember yang telah ditangani RSD dr. Soebandi.
Ilustrasi, wujud cacing di dalam perut seorang balita di Jember yang telah ditangani RSD dr. Soebandi.

Jawa Pos Radar Lawu – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video memilukan seorang bocah perempuan berusia empat tahun bernama Raya, asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi sembilan menit yang diunggah akun relawan Rumah Teduh, terlihat kondisi mengenaskan tubuh Raya yang disebut dipenuhi ribuan cacing gelang hidup (askariasis).

Video tersebut langsung viral di Facebook dan TikTok, dengan jumlah penayangan menembus 9,8 juta kali hanya dalam waktu singkat.

Tayangan itu memperlihatkan kondisi bocah yang sedang dirawat di ruang ICU tanpa memiliki identitas kependudukan maupun kartu BPJS Kesehatan.

Cacing Keluar dari Hidung, Mulut, dan Anus

Salah satu kerabat korban bernama Edah (40) mengaku sebagai orang pertama yang melaporkan kondisi memprihatinkan Raya ke relawan Rumah Teduh.

Edah menyaksikan sendiri saat seekor cacing sepanjang 15 cm keluar dari bagian hidung Raya ketika tubuhnya sudah dalam keadaan lemah di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Waktu itu saya lihat langsung, cacingnya keluar dari hidung Raya,” ungkap Edah, dikutip dari DetikJabar.

Dalam cuplikan video yang viral, tampak jelas cacing ditarik dari tubuh Raya dalam kondisi hidup.

Bahkan menurut keterangan relawan, cacing-cacing juga ditemukan keluar dari mulut dan anus korban.

Hidup Miskin di Rumah Semi Panggung

Dari hasil penelusuran DetikJabar, Raya tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah semi panggung berdinding papan GRC di Kampung Padangengyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Raya tinggal bersama ayahnya, Udin, ibunya Endah, serta seorang kakak perempuan berusia 7 tahun.

Keluarga ini disebut hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat sulit, sehingga tidak mampu membawa anaknya ke rumah sakit dengan layanan kesehatan layak.

Belum Ada Konfirmasi dari Pihak Relawan

Hingga berita ini ditulis, pihak relawan Rumah Teduh yang disebut menangani Raya masih belum memberikan konfirmasi resmi kepada media.

Namun keterangan dari video dan warga sekitar menguatkan bahwa kasus ini benar terjadi dan menjadi sorotan banyak pihak.

Fenomena askariasis sendiri memang rentan terjadi di wilayah dengan sanitasi buruk.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing Ascaris lumbricoides, yang bisa tumbuh dan berkembang biak dalam sistem pencernaan manusia jika tidak ditangani dengan baik. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#Raya #cacing #viral #sukabumi #infeksi #cacing Ascaris lumbricoides