AMP Optimizer Downloaded AMP validation rules Viral! Film Animasi Merah Putih One for All Tuai Kritik Pedas, Hanung Bramantyo Bongkar Fakta Anggaran Produksi yang Mengejutkan - Radar Lawu - Informasi Seputar Jawa Timur dan Sekitarnya
Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! Film Animasi Merah Putih One for All Tuai Kritik Pedas, Hanung Bramantyo Bongkar Fakta Anggaran Produksi yang Mengejutkan

Rimba Febriani • Senin, 11 Agustus 2025 | 21:21 WIB

 

Hanung Bramantyo sebut anggaran Rp 7 miliar untuk film animasi Merah Putih One for All tak cukup hasilkan kualitas terbaik.
Hanung Bramantyo sebut anggaran Rp 7 miliar untuk film animasi Merah Putih One for All tak cukup hasilkan kualitas terbaik.

Jawa Pos Radar Lawu - Film animasi nasional Merah Putih One for All tengah menjadi pusat perhatian warganet.

Setelah menuai pro dan kontra di media sosial, kini giliran produser ternama Hanung Bramantyo yang memberikan pandangan tajamnya.

Melalui akun Threads @hanungbramantyo pada Senin (11/8), Hanung menilai anggaran produksi film tersebut terlalu kecil untuk menghasilkan kualitas animasi yang layak bersaing.

“Budget Rp 7 miliar untuk film animasi, potong pajak 13 persen jadi sekitar Rp 6 miliar, sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap JELEK!!!” tulis Hanung.

Menurutnya, biaya ideal untuk memproduksi film animasi berkualitas berada di kisaran Rp 30–40 miliar, belum termasuk biaya promosi.

Selain itu, proses pengerjaan memerlukan waktu 4–5 tahun agar hasilnya maksimal.

Dengan anggaran hanya Rp 6 miliar, Hanung menilai kualitasnya tak akan lebih dari tahap Previs, yakni storyboard berwarna yang digerakkan sebagai panduan animator.

“Kalau itu yang ditayangkan, penonton pasti resisten. Ibarat membangun rumah, belum diplester, lantai masih cor kasar,” ujarnya.

Sinopsis Singkat

Merah Putih One for All mengisahkan delapan anak dari latar budaya berbeda.

Mulai Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa, yang tergabung dalam Tim Merah Putih di sebuah desa.

Menjelang Hari Kemerdekaan, mereka mendapat tugas menjaga Bendera Pusaka.

Namun, tiga hari sebelum upacara 17 Agustus, bendera itu hilang.

Perjalanan mencari bendera membuat mereka harus mengesampingkan perbedaan, menghadapi rintangan alam seperti sungai, hutan, dan badai, sekaligus menguji kerja sama tim.

Film ini berupaya menyampaikan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang mampu mempersatukan bangsa. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#hanung bramantyo #film animasi indonesia #Merah Putih One for All #Kritik Film