Jawa Pos Radar Lawu - Yogyakarta kembali menghadirkan kejutan bagi wisatawan dan pencinta seni. Memasuki 2025, kota budaya ini memperkenalkan EDSU House, sebuah galeri seni kontemporer yang bukan hanya menawarkan pameran bermutu, tetapi juga pengalaman visual yang memanjakan mata.
Tak heran, tempat ini langsung mencuri perhatian sebagai destinasi wisata seni baru yang instagramable, inspiratif, dan relevan dengan generasi digital.
Berada di Sleman, EDSU House menjadi ruang temu antara seni, budaya, dan estetika visual. Galeri ini cocok bagi wisatawan, pegiat seni, hingga content creator yang ingin menikmati karya sekaligus mengabadikan momen dengan latar yang artistik.
Lokasi Strategis & Konsep Ruang yang Kontras
EDSU House beralamat di Jalan Kaliurang Km 5,5 No. 72, Sleman, Yogyakarta, tepat di dalam kawasan kreatif Pulang ke Uttara. Lokasinya tergolong strategis karena dekat dengan pusat kota, kampus, serta berbagai titik nongkrong favorit anak muda Jogja.
Dari sisi desain, EDSU House mengusung konsep kontras yang kuat. Ruang black box yang dramatis dipadukan dengan all white gallery yang bersih dan minimalis. Perpaduan ini menciptakan atmosfer yang imersif, membuat pengunjung tidak sekadar melihat karya, tetapi juga merasakan narasi dan emosi yang dibangun di setiap ruang pamer.
Pameran PAYAU: Ketika Jaring Pukat Menjadi Bahasa Seni
Salah satu magnet utama EDSU House adalah pameran tunggal bertajuk PAYAU karya seniman kontemporer Iwan Yusuf. Pameran ini berlangsung mulai 21 November 2025 hingga 1 Februari 2026.
Dalam PAYAU, Iwan Yusuf menghadirkan eksplorasi visual yang unik dengan memanfaatkan jaring pukat bekas sebagai medium utama. Material yang lekat dengan fungsi keseharian tersebut diolah menjadi karya dua dimensi dan tiga dimensi, menghadirkan pengalaman visual yang tidak biasa. Pendekatan ini membuka ruang tafsir baru sekaligus mengajak pengunjung untuk merefleksikan hubungan antara manusia, lingkungan, dan benda-benda di sekitarnya.
Surga Spot Instagramable di Tengah Karya Seni
Tak hanya kuat secara konsep, EDSU House juga dikenal sebagai surga spot foto estetik. Pencahayaan yang tertata, komposisi ruang yang artistik, hingga detail instalasi menjadikan setiap sudut galeri terasa Instagram-worthy.
Pengunjung bebas mengabadikan momen di antara karya seni, menciptakan konten visual yang kuat untuk Instagram, TikTok, maupun platform media sosial lainnya. Inilah yang membuat EDSU House cepat populer di kalangan influencer, fotografer, dan penikmat visual kontemporer.
Baca Juga: Daftar Test Pack Kehamilan Terbaik, Praktis untuk Dipakai di Rumah! Paling Akurat Gunakan Pagi Hari
Jam Operasional dan Tiket Masuk
EDSU House buka setiap Selasa–Minggu pukul 10.00–19.00 WIB. Harga tiket masuk tergolong ramah di kantong, dengan kategori khusus pelajar dan tarif umum untuk wisatawan. Dengan akses yang mudah dan biaya terjangkau, galeri ini menjadi pilihan ideal untuk wisata seni tanpa sekat.
Alasan EDSU House Wajib Masuk Bucket List 2025
-
Galeri seni kontemporer terbaru di Yogyakarta
-
Spot foto estetik dengan konsep ruang yang kuat
-
Pameran PAYAU menghadirkan pengalaman visual reflektif
-
Lokasi strategis dekat kampus dan pusat aktivitas kreatif
-
Cocok untuk wisatawan, pencinta seni, hingga content creator
Jogja kini tak hanya menawarkan wisata alam dan tradisi, tetapi juga ruang seni kontemporer yang segar dan relevan. EDSU House hadir sebagai simbol wajah baru pariwisata budaya Yogyakarta di 2025. Jika kamu berencana berkunjung ke Jogja, pastikan galeri ini masuk dalam daftar destinasi wajibmu. (fin)
Editor : AA Arsyadani