Jawa Pos Radar Lawu - Limitless adalah film thriller fiksi ilmiah yang dirilis pada 2011, disutradarai oleh Neil Burger dan diadaptasi dari novel The Dark Fields karya Alan Glynn. Naskah film ditulis oleh Leslie Dixon.
Film ini mengikuti kisah Edward “Eddie” Morra, seorang penulis gagal yang hidupnya berubah drastis setelah menemukan pil misterius NZT-48.
Obat ini meningkatkan kecerdasan dan fokusnya secara instan, membuat Eddie mampu menulis, berinvestasi, dan membaca situasi sosial dengan presisi luar biasa.
Dalam waktu singkat, ia bertransformasi dari sosok terpuruk menjadi “manusia super” dengan daya pikir tajam.
Namun, kesuksesan cepat ini juga membawa konsekuensi.
NZT-48 menarik perhatian investor berpengaruh, politisi, dan kelompok berbahaya yang ingin menguasai pil tersebut.
Ketika efek samping mulai muncul dan stok pil menipis, Eddie harus menghadapi tekanan dari segala arah, termasuk ancaman fisik dan krisis moral.
Bradley Cooper berhasil memerankan Eddie dengan intensitas tinggi, menggambarkan pergeseran dari kebuntuan hidup menjadi euforia kecerdasan ekstrem.
Abbie Cornish dan Robert De Niro melengkapi ketegangan dengan peran yang memperdalam konflik pribadi dan politik.
Sinematografi film ini dinamis, dengan efek visual yang merepresentasikan “perluasan kesadaran” saat NZT bekerja menciptakan sensasi hiperaktif dan ketegangan konstan.
Cerita berkembang cepat dari drama personal menjadi konspirasi penuh intrik di balik dunia politik dan finansial.
Selain menghibur, Limitless juga mengangkat pertanyaan moral tentang ambisi, ketergantungan, dan harga kesuksesan instan.
Eddie harus memilih antara terus memanfaatkan NZT untuk berkuasa atau menghadapi risiko kehilangan dirinya sendiri.
Film ini mendapat skor 7,4/10 di IMDb, 68% di Rotten Tomatoes, dan 59 di Metacritic.
Konsepnya yang unik dan penampilan Bradley Cooper banyak dipuji, meski tema moralnya dinilai bisa dieksplor lebih dalam.
Kesuksesan film ini bahkan melahirkan serial televisi lanjutan.
Bagi pecinta film thriller dengan sentuhan fiksi ilmiah, Limitless menawarkan kombinasi aksi, intrik intelektual, dan dilema etis yang relevan dengan isu ambisi dan teknologi masa kini. (fin)
Editor : AA Arsyadani