Jawa Pos Radar Lawu - Dalam ajaran spiritual Jawa, setiap weton dipercaya memiliki energi dan karakteristik tersendiri.
Weton dianggap dapat memengaruhi keberuntungan, nasib, hingga jalan hidup seseorang.
Salah satu weton yang dikenal memiliki aura kuat namun penuh ujian adalah weton Senin Legi.
Menurut penjelasan dalam kanal Sabdaning Ratu yang membahas spiritualitas Jawa, orang dengan weton Senin Legi biasanya cerdas, pekerja keras, dan memiliki semangat tinggi.
Namun di sisi lain, mereka juga perlu berhati-hati terhadap waktu-waktu tertentu.
Ada kepercayaan tentang hari apes dan hari keberuntungan yang harus disikapi dengan bijaksana.
Hari Apes Weton Senin Legi
Dalam primbon Jawa, hari kemalangan dibagi menjadi dua: harian dan tahunan.
Hari kemalangan bulanan disebut hariwas — terdiri dari was telu (3 hari), was lima (5 hari), was pitu (7 hari), dan was sewelas (11 hari) setelah weton.
Untuk Senin Legi, urutannya adalah:
-
Was telu: Rabu Pon
-
Was lima: Jumat Kliwon
-
Was pitu: Minggu Pahing
-
Was sewelas: Kamis Legi
Selain itu, hari apes tahunan jatuh setiap Rabu di bulan Syawal.
Pada hari ini, energi sedang sangat lemah. Pemilik weton dianjurkan tidak bepergian jauh, tidak mengadakan pesta, serta fokus pada doa dan aktivitas ringan di rumah.
Hari Kejayaan Weton Senin Legi
Sebaliknya, hari kejayaan datang setiap Kamis di bulan Ramadan.
Ini adalah waktu terbaik untuk memulai hal-hal besar seperti membuka usaha, melamar pekerjaan, atau mengambil keputusan penting.
Secara tradisi, masa ini juga dianggap membawa kemenangan dan kemuliaan.
Pantangan Weton Senin Legi
Agar energi positif tetap terjaga, ada tiga pantangan utama bagi pemilik weton Senin Legi:
1. Kendalikan emosi agar tidak mudah marah. Emosi tak terkendali bisa membawa kesialan.
2. Hindari sifat dengki dan iri hati karena akan menghambat rezeki.
3. Waspadai pemberian makanan dari orang tak dikenal karena dipercaya bisa membawa energi negatif.
Baca Juga: Semula Hina Menjadi Kaya Raya! 5 Zodiak Ini Bakal Alami Perubahan Hidup Besar di Akhir Oktober 2025
Kearifan Lokal, Bukan Kepercayaan Mutlak
Ilmu weton bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dipahami dan dijadikan pedoman hidup.
Dengan mengetahui kapan energi sedang kuat atau lemah, seseorang dapat lebih selaras dalam mengambil langkah.
Primbon adalah bentuk kearifan lokal yang mengajarkan kepekaan terhadap alam dan energi diri.
Ambil sisi baiknya, buang yang tidak perlu dipercaya.
Semoga pemilik weton Senin Legi selalu diberi keberkahan, kejayaan, dan ketenangan dalam hidup. (fin)
Editor : AA Arsyadani