Jawa Pos Radar Lawu –Siapa sangka, sosok Penyuluh Agama Islam ini menjadi pelita bagi anak-anak punk, mantan narapidana (napi) dan korban kekerasan sosial.
Dialah Ustad Suhanda, penyuluh agama dari Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Berkat dedikasi luar biasa dalam mendampingi kelompok marjinal, ia dipercaya mewakili Jawa Barat pada ajang nasional Penyuluh Agama Islam Award 2025, kategori Pendamping Kelompok Rentan.
“Anak-anak binaan saya bukan dari latar belakang biasa. Mereka adalah pemuda yang tersisih, korban stigma, dan kehilangan arah,” tutur Ustad Suhanda.
Lewat pendekatan dakwah yang empatik dan membumi, ia sukses menyentuh hati anak-anak jalanan.
Bukan dengan gaya ceramah yang keras, tapi dengan kehadiran yang nyata di tengah-tengah mereka.
Sejak 2021, Ustad Suhanda merintis Rumah Hijrah, sebuah rumah singgah untuk anak-anak jalanan dan remaja rawan.
Di sana mereka diajak mengikuti kajian agama, belajar keterampilan hidup, hingga kegiatan sosial yang memperkuat rasa tanggung jawab.
“Saya ingin Islam dirasakan oleh mereka yang paling merindukannya, tapi sering terabaikan,” kata alumni Ponpes Madrasatul Quran Tebuireng Jombang, ini.
Ustad Suhanda juga membangun jaringan kolaboratif dengan Kepolisian, TNI, tokoh Masyarakat dan pemerintah setempat.
Inilah yang membuat programnya terus berjalan dan berdampak luas di masyarakat.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Bawa Pesan Moderasi Beragama dan Ekoteologi Indonesia di Forum Dunia
Kepala Kemenag Kota Bekasi, Ali Mashuri, menyampaikan kebanggaan atas pencapaian ini.
“Beliau bukan hanya pendakwah, tapi penggerak perubahan sosial. Bekasi bangga punya sosok seperti Ustad Suhanda,” ucapnya.
Penghargaan ini bukan semata soal prestise.
Ini adalah bentuk pengakuan terhadap kerja-kerja sunyi di akar rumput, di mana dakwah benar-benar hadir sebagai rahmat bagi semua.
Meski namanya kini ramai diperbincangkan, Ustad Suhanda tetap rendah hati.
“Saya tidak mengejar penghargaan. Tapi jika ini bisa menginspirasi penyuluh lain, itu sudah lebih dari cukup,” pungkasnya. (fin)
Editor : AA Arsyadani