Jawa Pos Radar Lawu - Tatapan mata kucing tuh emang luar biasa.
Banyak yang percaya, kalau kucing lagi natap tajam ke satu titik kosong, bisa jadi dia lagi ngeliat “sesuatu”.
Yup, roh jahat, energi negatif, atau makhluk tak kasat mata.
Kucing emang punya insting tajam dan bisa ngerasain vibe nggak enak.
Tapi ternyata, bukan cuma mistis doang.
Mata kucing secara ilmiah juga punya kemampuan luar biasa.
Pertama, kucing bisa ngeliat dalam cahaya yang super terang.
Mereka punya iris atau selaput pelangi yang bisa nyempit banget biar cahaya nggak bikin silau.
Tapi efeknya, pandangan mereka jadi lebih sempit.
Nah, kalau suasana lagi gelap banget, kucing tetap nggak panik.
Mereka dibekali organ khusus bernama tapetum lucidum, yang mantulin cahaya dalam mata.
Itu sebabnya mata kucing bisa nyala warna-warni kalau difoto pakai blitz.
Mata mereka juga menghadap ke depan, jadi punya persepsi jarak yang oke tapi bidang pandangnya agak terbatas.
FYI, kucing punya kemampuan warna yang lemah.
Jadi mereka nggak ngeliat dunia sewarna kita, tapi tetep tajam dan fokus.
Kalau cahaya bener-bener minim, kucing ngandelin “alat sensor” lain, yaitu misai alias kumisnya.
Misai ini sensitif banget sama angin dan getaran kecil, jadi bisa bantu navigasi walau gelap gulita.
Benda sekecil apapun bisa terdeteksi lewat misai ini.
Oh iya, kucing juga punya kelopak mata ketiga yang disebut membrana niktitans.
Biasanya sih nggak keliatan, tapi kalau kucing lagi ngantuk berat, gembira, atau sakit, kelopak ini bisa muncul.
Kelopak ini bikin mata mereka makin misterius.
Kayak ada tirai rahasia yang muncul di waktu tertentu.
Jadi, mata kucing bukan cuma indah dan tajam.
Mereka juga dilengkapi teknologi alami buat bertahan di gelap, waspada, dan kabarnya bisa mampu mengusir energi jahat.
Mau percaya atau nggak, yang jelas tatapan mata kucing emang punya daya magis tersendiri. (fin)
Editor : AA Arsyadani