Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Kucing yang Tercipta di Tengah Samudera, Kisah Nabi Isa Membangkitkan Anak Nabi Nuh dari Kematian

Deni Kurniawan • Kamis, 6 Maret 2025 | 04:30 WIB
Ilustrasi kisah Nabi Isa.
Ilustrasi kisah Nabi Isa.

JAWA POS RADAR LAWU - Kucing adalah salah satu hewan paling populer di dunia, dikenal sebagai sahabat manusia sejak zaman dahulu. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah kemunculan kucing di dunia berkaitan dengan peristiwa besar dalam sejarah umat manusia? Kisah ini terungkap dalam mukjizat Nabi Isa AS, saat beliau membangkitkan kembali anak Nabi Nuh yang sudah mati selama ribuan tahun.

Suatu hari, para Hawari (pengikut setia Nabi Isa AS) mengajukan permintaan yang tak biasa. "Wahai Nabi Allah, bisakah engkau membangkitkan seseorang yang pernah hidup di zaman Nabi Nuh? Kami ingin mendengar langsung kisah tentang bahtera dan banjir besar itu."

Menanggapi permintaan tersebut, Nabi Isa membawa mereka ke sebuah gundukan tanah.

Beliau mengambil segenggam tanah dan bertanya, "Tahukah kalian siapa yang ada di sini?"

Para Hawari menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui."

Nabi Isa pun berkata, "Ini adalah Ham bin Nuh."

Kemudian, dengan tongkatnya, beliau mengetuk tanah tersebut seraya berseru,

"Bangunlah atas izin Allah!" Seketika, tanah itu bergerak, dan Ham bin Nuh bangkit dengan tubuh tertutup debu serta rambut yang telah memutih.

Nabi Isa bertanya, "Mengapa rambutmu berubah menjadi putih?"

Ham menjawab, "Saat aku wafat, rambutku masih hitam. Namun, aku mengira ini adalah hari kiamat, sehingga rasa takut membuat rambutku memutih."

Setelah berbincang sejenak, Nabi Isa berkata, ''Ceritakanlah tentang bahtera ayahmu, Nabi Nuh."

Ham pun menceritakan bahwa kapal tersebut memiliki tiga lantai: lantai pertama untuk hewan, lantai kedua untuk manusia, dan lantai ketiga untuk burung.

Namun, perjalanan bahtera tidaklah mudah. Salah satu masalah terbesar adalah kotoran hewan yang menumpuk di dalam kapal.

Allah pun mengilhami Nabi Nuh untuk menggelitik ekor gajah. Dari situ, keluar sepasang babi yang langsung mulai membersihkan kotoran.

Masalah lain muncul ketika kapal mulai dipenuhi tikus. Tikus-tikus merusak tali kapal dan mengganggu kehidupan di dalamnya.

Allah kemudian mengilhami Nabi Nuh untuk memukul bagian di antara kedua mata singa. Dari hidungnya, tiba-tiba keluar sepasang kucing, jantan dan betina.

Sejak saat itu, kucing menjadi pemburu alami tikus.

Ham bin Nuh berkata, "Sepasang kucing itulah yang menyelamatkan bahtera dari serangan tikus yang nyaris membuat kapal karam."

Sejak zaman Nabi Nuh, kucing telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Mereka dikenal sebagai hewan yang menjaga lingkungan tetap bersih dari hama dan memiliki sifat lembut serta jinak. Bahkan dalam banyak budaya, kucing dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan.

Nabi Isa dan para Hawari tertegun mendengar kisah tersebut. Salah satu dari mereka bertanya, "Wahai Nabi, bisakah Ham tetap tinggal bersama kami agar bisa berbagi cerita lebih banyak?"

Namun, Nabi Isa menjawab, "Bagaimana mungkin seseorang yang telah mati dan tidak lagi diberi rezeki kehidupan bisa tinggal bersama kalian?"

Kemudian, dengan izin Allah, Ham bin Nuh kembali menjadi tanah seperti sediakala.

Akhir kata, jika Anda pecinta kucing, kini Anda tahu bahwa mereka adalah bagian dari sejarah besar umat manusia! (den)

Editor : Deni Kurniawan
#Nabi Isa #kucing #kisah #Cerita #nabi nuh