Jawa Pos Radar Lawu - Dalam Islam, salah satu tanda akhir zaman yang disebutkan oleh Rasulullah SAW adalah ketimpangan jumlah antara perempuan dan laki-laki, di mana kaum perempuan akan jauh lebih banyak.
Hal ini tercatat dalam hadis-hadis sahih, dan para ulama pun menafsirkan makna serta penyebab di balik fenomena ini.
Baca Juga: Kromosom Y Kian Lemah, Kaum Laki-Laki Perlahan Punah? Evolusi Selalu Punya Kejutan!
Hadis tentang Banyaknya Perempuan di Akhir Zaman
Dari Anas bin Malik r.a., Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah diangkatnya ilmu, merajalelanya kebodohan, banyaknya perzinaan, maraknya minuman keras, jumlah laki-laki sedikit, sedangkan perempuan sangat banyak, sampai-sampai lima puluh perempuan berada di bawah naungan satu laki-laki."
(HR. Bukhari no. 81)
Dalam hadis lain juga disebutkan:
"Akan datang suatu masa di mana seorang laki-laki akan diikuti oleh 40 perempuan yang mencari perlindungan karena langkanya kaum pria."
(HR. Bukhari no. 1414)
Bagaimana Ulama Menafsirkan Hadis Ini?
Menurut penjelasan dalam Fathul Bari oleh Ibnu Hajar al-Asqalani, fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa hal:
- Banyaknya peperangan yang menewaskan laki-laki.
- Fitnah akhir zaman yang mempercepat kematian kaum pria.
- Kehendak Allah SWT, yang bisa saja membuat kelahiran bayi perempuan lebih dominan.
Ulama juga menyebutkan bahwa angka “50” atau “40” tersebut bisa bermakna majazi (kiasan).
Yakni, untuk menunjukkan ketimpangan yang sangat mencolok antara jumlah laki-laki dan perempuan.
Banyak ulama besar wafat, perzinaan semakin marak, bahkan dilakukan oleh anak di bawah umur.
Fenomena lainnya yang disebut dalam hadis sudah mulai terlihat satu per satu.
Fakta Ilmiah yang Mendukung
Penelitian medis menyebutkan bahwa janin laki-laki lebih rentan mengalami keguguran atau kematian saat lahir dibanding janin perempuan.
Dalam jurnal yang ditulis oleh Wahyu Aprilia, disebutkan bahwa janin laki-laki memiliki risiko biologis lebih tinggi, yang secara statistik bisa menjelaskan kecenderungan menurunnya populasi pria.
Fakta Data Terkini
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, komposisi penduduk Indonesia masih menunjukkan bahwa jumlah laki-laki sedikit lebih banyak dibandingkan perempuan.
Persentasenya sekitar 50,12% untuk laki-laki, sedangkan perempuan berjumlah 49,88%.
Data ini menunjukkan bahwa secara demografis, Indonesia belum mengalami ketimpangan signifikan dalam jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, meskipun perbedaan tersebut sangat tipis.
Baca Juga: Doa Setelah Adzan: Pintu Syafaat Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat
Kapan Tanda Ini Benar-Benar Terjadi?
Hanya Allah SWT yang mengetahui pasti kapan kiamat akan datang.
Hal ini ditegaskan dalam QS. Luqman: 34:
"Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat;... Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati..."
Tanda-tanda akhir zaman bukan untuk ditakuti, tapi menjadi pengingat agar kita terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Fenomena banyaknya perempuan di akhir zaman bukan sekadar data statistic.
Melainkan bagian dari rangkaian peringatan ilahi yang harus kita renungkan bersama.
Wallahu a’lam bishshawab. (fin)
Editor : AA Arsyadani