PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Hilangnya Sujiono, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Trenggalek, sejak Minggu (15/12/2024), menggegerkan warga Desa Temon, Ngrayun, Ponorogo.
Hingga Rabu (20/12/2024), pencarian pria berusia 50 tahun itu belum membuahkan hasil, meskipun telah melibatkan keluarga, warga setempat, hingga aparat TNI/Polri.
Kapolsek Ngrayun, Iptu Joko Triyono, menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat Sujiono bersama rombongan dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Trenggalek.
Mereka berhenti di Desa Temon sekitar pukul 19.30 WIB karena kendaraan elf yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar.
"Semua penumpang turun kecuali Sujiono. Setelah mengisi bahan bakar, kendaraan melanjutkan perjalanan, tetapi Sujiono sudah tidak ada di kursinya," ujar Joko, Rabu (20/12/2024).
Rombongan sempat kembali ke lokasi pengisian bahan bakar untuk mencari Sujiono, namun hingga tengah malam tidak membuahkan hasil.
Keluarga awalnya mengira Sujiono mungkin menumpang kendaraan lain, tetapi hingga kini ia belum ditemukan.
Proses pencarian dilakukan hingga ke area hutan desa.
Selain menggunakan cara konvensional, warga setempat mengandalkan tradisi lokal dengan membuat bunyian menggunakan tampah dan linggis.
Warga percaya hal ini dapat membantu mengungkap keberadaan Sujiono, yang diduga hilang karena faktor nonlogis.
"Pencarian terus kami lakukan dengan bantuan masyarakat sekitar, relawan, dan aparat TNI/Polri. Untuk ciri-ciri korban, ia memiliki tinggi sekitar 165 cm dengan rambut cepak," tambah Joko.
Spekulasi Penyebab Hilang
Hilangnya Sujiono memicu beragam spekulasi. Beberapa warga menduga ia tersesat di area hutan, sementara sebagian lainnya mengaitkan kejadian ini dengan hal mistis.
Meskipun demikian, Kapolsek Ngrayun memastikan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan hingga ada kepastian tentang keberadaan korban.
Hingga kini, masyarakat berharap Sujiono segera ditemukan dalam keadaan selamat, dan misteri kehilangannya dapat terungkap. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid