MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Telaga Sarangan dipagar, kini kembali menjadi sorotan setelah beredar video viral yang memperlihatkan pagar tersebut dirusak dan dijebol oleh beberapa oknum.
Video yang diunggah di TikTok memperlihatkan detik-detik kerusakan pagar yang sebelumnya dipasang oleh para pekerja di area pintu air Telaga Sarangan.
Dua bulan lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, melalui Kabid Pengelolaan Pariwisata, Eka Radityo, menyatakan bahwa pemasangan pagar tersebut dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Solo untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan wisatawan.
Pagar setinggi 2,25 meter dan sepanjang 85 meter itu dipasang di area yang dianggap rawan, terutama di sekitar pintu air.
Menurut Eka, area tersebut kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat yang berisiko, seperti duduk di tepi jalan atau mencoba turun ke area yang lebih dekat dengan air.
Pemasangan pagar diharapkan bisa mencegah kecelakaan yang tak diinginkan.
Namun, video yang baru-baru ini viral memperlihatkan pagar tersebut dirusak, mengundang berbagai reaksi dari netizen.
Beberapa mengkritik tindakan perusakan tersebut, sementara yang lain bertanya-tanya mengenai tujuan dari pemagaran itu dan siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
Belum ada keterangan resmi dari pihak BBWS Solo terkait perusakan ini, namun investigasi sedang dilakukan untuk mengusut kasus ini lebih lanjut. (kid)