PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Sebanyak 79 obor menerangi langkah ratusan warga lingkungan Jalan Sekar Gayam, Kelurahan Tonatan, Ponorogo.
Mengelilingi jalan desa setempat, mereka menggelar tirakatan memperingati ulang tahun kemerdekaan RI.
Menyusuri jalan tanpa bersuara (Laku Bisu) sebagai tanda syukur melimpahnya berkah alam yang didapat masyarakat.
Sugiono, tokoh masyarakat, mengungkapkan bahwa laku bisu jadi kali pertama agenda yang digelar masyarakat.
Buah rasa syukur melimpahnya rejeki panen tahun ini.
Pun menyemarakan kemerdekaan ke 79 RI.
''Seluruh anak-anak sampai orang tua ikut berjalan menyusuri jalanan desa, tanpa bersuara,'' jelasnya.
Dia menambahkan 79 obor turut dibawa masyarakat.
Simbol hari jadi Indonesia tahun ini. Pun sebagai simbol nyala api yang menerangi kegelapan hati dan pikiran.
Baca Juga: Lima Napi di Ponorogo Merdeka, 180 Wabin Rutan Kelas IIB Ponorogo Dapat Remisi Kemerdekan
Selain itu, sebuah kenong turut dipukul sepanjang jalan menambah suasana khidmat selama perjalanan.
''Semua warga kompak, saling gotong royong dan bersatu,'' jabarnya.
Masyarakat berencana menjadikan agenda laku bisu sebagai kegiatan tahunan.
Pun menjadikan agenda wisata baru di Ponorogo. (gen)
Editor : Nur Wachid