MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah video viral yang memperlihatkan Telaga Sarangan dipagar telah menarik perhatian publik di media sosial.
Video yang diunggah oleh akun @kacung menunjukkan detik-detik pemasangan pagar oleh pekerja di Telaga Sarangan, yang mengundang berbagai komentar dan reaksi dari netizen.
Penjelasan Disbudpar Magetan
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan memberikan klarifikasi terkait video tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Radityo, menjelaskan bahwa pemagaran Telaga Sarangan merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Solo.
"Pemagaran Telaga Sarangan merupakan kewenangan dari BBWS Solo," kata Eka.
Alasan Telaga Sarangan Dipagar
Eka mengungkapkan bahwa alasan di balik pemasangan pagar ini adalah demi menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan wisatawan.
Lokasi pemasangan pagar berada di sisi selatan Telaga Sarangan, tepatnya di sekitar pintu air yang dinilai sebagai area rawan.
"Pagar dipasang di area pintu air Telaga Sarangan. Ini untuk menjaga keamanan pintu air dan wisatawan," jelas Eka.
Aktivitas di Pintu Air Telaga Sarangan
Eka juga menambahkan bahwa area tersebut sering digunakan oleh masyarakat dan wisatawan untuk duduk dan parkir di tepi jalan telaga.
Beberapa bahkan berusaha turun ke area yang lebih dekat dengan air, yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
"Di lokasi itu biasanya masyarakat duduk dan parkir di tepi jalan telaga. Bahkan ada yang berusaha turun," tegasnya.
Detail Pagar Telaga Sarangan
Pagar yang dipasang memiliki tinggi 2,25 meter dan membentang sepanjang 85 meter di sisi selatan pintu air Telaga Sarangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan area tersebut tetap aman bagi pengunjung dan untuk mencegah akses tidak sah yang bisa membahayakan keselamatan.
Reaksi Netizen dan Keterangan Resmi
Sementara itu, berbagai reaksi dan pertanyaan muncul dari netizen dan pengunjung terkait pemasangan pagar ini.
Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak BBWS Solo mengenai hal tersebut. Netizen berharap ada penjelasan lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan yang muncul di video viral tersebut. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid