NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Coblosan bupati di kabupaten ini disebut-sebut tak mungkin calon tunggal.
Itu merujuk taksiran pengamat politik setempat, Agus Fathoni, terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ngawi 2024.
''Situasi pilkada masih sangat dinamis, waktu pendaftaran habis akhir Agustus nanti,'' kata Agus, Jumat (31/5).
Masa pendaftaran masih tiga bulan.
Kondisi saat ini, baru ada satu pasangan yang mendaftarkan diri.
Yakni, pasangan Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko alias Ony-Antok.
Kendati demikian, Agus menilai calon tunggal dalam pilkada tak mungkin terjadi.
''Kans muncul penantang Ony-Antok masih sangat terbuka,'' ungkap mantan periset di Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu.
Pasangan Ony-Antok dari PDI Perjuangan sudah mendapatkan surat tugas dari partai.
Pun, menerima rekomendasi dari PKB beberapa waktu lalu.
Namun, ada beberapa partai besar yang hingga kini belum menentukan sikap di kabupaten ini.
Agus menyebut contoh dua partai besar di kabupaten ini.
Yang mana, dua partai tersebut berpeluang memunculkan penantang bagi Ony - Antok dalam pilkada.
Agus ambil contoh, Gerindra dan Golkar.
''Paslon Ony-Antok harus kerja keras. Melihat dinamika politik pusat, bukan tak mungkin ada paslon dari KIM (Koalisi Indonesia Maju) untuk Ngawi,'' ujarnya.
Agus menuturkan, Pilkada 2024 tidak lepas dari hasil pilpres dan pileg.
Partai pemenang dua coblosan itu punya kepentingan di pilkada.
Punya wakil di daerah.
Koalisi partai pasca pemilu juga belum fixed hingga kini.
Apakah. asuk koalisi atau oposisi.
"Rekomendasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah itu wewenang pengurus pusat partai," ujarnya.
Pilkada Ngawi 2024 bakal berlangsung November mendatang.
Suasana politik saat ini diklaim oleh pengamat masih sangat dinamis.
Berbagai kemungkinan bisa terjadi.
Termasuk munculnya penantang pasangan Ony - Antok dari PDI Perjuangan.
Gerindra dan Golkar disebut-sebut pengamat politik sebagai partai yang memungkinkan coblosan berlangsung tidak dengan calon tunggal. (sae/den)
Editor : Deni Kurniawan