Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dor! Polisi Lepas Tembakan Peringatan dalam Gerebekan Sabung Ayam di Ngawi, Satu Orang Tewas Jatuh ke Jurang saat Mencoba Kabur

Asep Syaeful • Selasa, 21 Mei 2024 | 07:39 WIB
MASUK JURANG: Porses evakuasi jasad salah seorang warga yang kabur dari gerebekan sabung ayam di Desa Randusongo, Gerih, Ngawi, pada Minggu (19/5). (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
MASUK JURANG: Porses evakuasi jasad salah seorang warga yang kabur dari gerebekan sabung ayam di Desa Randusongo, Gerih, Ngawi, pada Minggu (19/5). (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Potensi buruk judi tak cuma kalah materi.

Nyawa juga bisa melayang akibat tindakan bertentangan dengan hukum itu.

Contoh nyata, seorang warga tewas saat lari dari kejaran polisi dalam gerebekan arena sabung di Ngawi.

Begini ceritanya. Pada Minggu (19/5) sekitar pukul 16.30, belasan warga tengah asyik di arena sabung ayam di Desa Randusongo, Gerih, Ngawi.

Tiba-tiba, sejumlah anggota kepolisian mendatangi lokasi perjudian itu.

Dor! Tembakan peringatan dilepaskan petugas untuk pembubaran.

Sejurus kemudian, kerumunan warga itu buyar.

Nahas, salah seorang warga yang kabur dari gerebekan itu tewas usai jatuh ke jurang sedalam puluhan meter.

Tembakan ke udara membuat belasan warga di arena sabung ayam kabur tunggang langgang.

Niat hati ingin lolos dari gerebekan, jurang sedalam 80 meter diterjang.

Salah seorang yang nekat itu bernama Rokip Pustoko, 41, warga Desa/Kecamatan Gerih, Ngawi.

''Ada beberapa orang yang jatuh ke jurang saat kabur dari kejaran polisi. Saya selamat ditolong warga," kata Rokip.

Rokip tak seorang diri jatuh ke jurang.

Sareh, 53, warga setempat, mengaku mengevakuasi lima orang di jurang tak jauh dari lokasi sabung ayam itu.

''Satu orang yang terluka parah,'' ungkap Sareh.

Yang terluka parah itu adalah Gunawan, 37, warga Desa Sumberdodol, Panekan, Megetan.

Yang bersangkutan lantas dilarikan ke Puskesmas Widodaren lalu dirujuk ke R.S. Widodo.

Kendati sempat mendapat pertolongan medis, nyawa Gunawan tak terselamatkan.

''Mungkin, mereka yang jatuh ke jurang itu tidak tahu lokasi," terka Sareh. 

Kepala Desa Randusongo Edi Susilo, tak menampik adanya gerebekan judi sabung ayam itu.

Pun, terkait satu warga yang tewas akibat jatuh ke jurang sedalam puluhan meter itu.

Dia mengaku mendapat kabar melalui telepon sesaat setelah gerebekan.

''Saat sampai lokasi, tinggal tiga orang di jurang yang kemudian dievakuasi warga,'' kata Edi. (sae/den)

Editor : Deni Kurniawan
#polisi #sabung ayam #ngawi #jurang #Gerebekan