Jawa Pos Radar Lawu - Modal seiprit untung selangit. Hal tersebut akan dirasakan Udin Irchamna. Itu jika dirinya resmi menggantikan Cipto Prayitno sebagai angota DPRD Ponorogo 2024-2029 terpilih dari PPP di daerah pemilihan (dapil) IV Ponorogo, Jawa Timur. Sebab, Cipto Prayitno meninggal dunia.
Ibarat coblosan adalah transaksi jual beli, maka alat bayarnya berupa suara pemilih. Dalam hal ini, modal Udin relatif kecil. Pada pemilu legislatif 2024, perolehan suara Udin tak sampai tiga digit angka. Dia cuma mendapat 78 suara. Sementara Cipto Prayitno memperoleh 6.079 suara.
Untung selangit yang akan dikantongi Udin adalah gaji jika dirinya resmi menjadi anggota DPRD Ponorogo selama lima tahun, periode 2024 - 2029.
Jawa Pos Radar Lawu coba menghitung besaran gaji wakil rakyat tingkat kabupaten.
Merujuk PP 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD, sekaligus Permendagri 62/2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Dana Operasional, gaji anggota dewan mencapai Rp 36 - 45 juta per bulan.
Sekadar kalkulasi, ambil saja nominal mudah Rp 35 juta per bulan.
Dalam setahun, total menjadi Rp 420 juta.
Lalu selama satu periode alias lima tahun, akan muncul nominal yang fantastis.
Yakni, Rp 2,1 miliar.
Berdasarkan hitung-hitungan itu, kelak Udin bisa mengantongi Rp 2,1 miliar dengan modal 78 suara.
Catatan KPU Ponorogo, perolehan suara PPP di dapil IV meliputi, Cipto Prayitno dengan 6.079 suara, Udin Irchamna (78), Sukron Hardianto (49), Soimah (47), Dwi Sartika Susanti (11), dan Sunaryanto dengan 17 suara.
‘’Siapa (urutan perolehan suara) berikutnya kami belum melihat rinci. Tapi yang jelas, sesuai PKPU pengganti calon terpilih itu suara terbanyak selanjutnya,’’ kata Komisioner KPU Ponorogo Arwan Hamidi.
Potensi Udin duduk di kursi legislatif tampaknya terbuka lebar.
Dia berpeluang besar menyandang status anggota DPRD Ponorogo 2024 - 2025.
Sebab, Udin merupakan urutan kedua setelah mendiang Cipto Prayitno sebagai kader PPP di dapil IV Ponorogo. (den)
Editor : Deni Kurniawan