PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah kabar koalisi poros rivalitas Nasdem dan Gerindra, Partai Demokrat mulai bergerak.
Santer terdengar partai berlambang bintang mercy tersebut enggan bergabung dalam poros rivalitas.
Besar peluang Demokrat merapat dalam poros petahana yang diusung PDIP atau poros tengah yang digadang-gadang digawangi PKB.
Hal itu diakui Ketua DPC Demokrat Ponorogo Miseri Efendi yang secara terbuka mengungkap bahwa telah menjalin komunikasi tatap muka dengan sejumlah partai politik (parpol).
Bahkan Miseri tak segan menyebut nama parpol tersebut. Yakni, PKB di poros tengah dan PDIP, PAN, PPP, serta Golkar yang menjadi sempalan koalisi Nasdem pada Pilkada 2020 lalu.
‘’Kalau Gerindra baru sebatas via WA (whatsapp). Nasdem ke Pak Ipong belum, tapi kalau rekan Nasdem di DPRD sudah sempat ngobrol,’’ ujar Miseri melalui sambungan seluler kemarin (29/4).
Lantas apakah Demokrat bakal bergabung ke poros petahana atau poros tengah? Miseri menyatakan bahwa hal itu belum diputuskan.
Pihaknya memilih wait and see terhadap perkembangan politik di Bumi Reog. Miseri memprediksi perkembangan politik jelang Pilkada bakal fluktuatif.
‘’Apakah nanti calon tunggal, dua bahkan empat, kami belum tahu pasti. Politik begitu dinamis dan cepat berubah sampai pendaftaran,’’ ungkapnya.
Pertimbangan politik yang dinamis itu pula yang melatarbelakangi Demokrat memilih membuka pendaftaran calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) mulai 1-25 Mei mendatang.
Pendaftaran terbuka untuk umum, termasuk non kader dari partai lain. Pun mekanisme tersebut sesuai instruksi DPP.
‘’Kalau ternyata itu (pendaftar bacabup dan bacawabup) nanti diusung koalisi, tentu kami komunikasikan dengan kawan koalisi,’’ tandasnya.
Miseri berharap pendaftaran tersebut menjaring wajah baru yang lebih fresh. Selain menjadi amunisi, calon juga merupakan sosok yang dibutuhkan masyarakat.
Serta siap membangun Ponorogo. ‘’Kami buka (pendaftaran, Red) lewat online dan offline,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid