PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Nasib lahan eks Pasar Lanang kembali mangkrak seiring batal dipilih sebagai lokasi pembangunan panggung ekonomi kreatif (ekraf).
Kendati telah rata pasca pembongkaran, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakum) kebingungan memanfaatkan lahan seluas 6.500 meter persegi tersebut.
Baca Juga: Main HP sambil Berkendara, Pengendara Motor di Mojokerto Tewas Tabrak Truk
Kepala Disperdakum Ponorogo Ringga Dwi Irawan mengklaim telah menyiapkan sejumlah opsi.
Salah satunya, lahan di sudut Jalan HOS Cokroaminoto dan Urip Sumoharjo (Ursum) itu bakal dijadikan lahan parkir kendaraan.
Baca Juga: Kesal Tak Diberi Pinjaman Uang, Kakak Habisi Nyawa Anak Adiknya
Pertimbangannya, lokasi representatif mengingat minim kantong parkir sepanjang HOS. ‘’Saat ini sebagian juga sudah disewa cafe untuk parkir,’’ kata Ringga.
Pemanfaatan tersebut, lanjut Ringga, demi mencegah lahan tersebut muspro. Pun menambah pendapatan asli daerah (PAD) tanpa keluar keringat.
Baca Juga: Kesal Tak Diberi Pinjaman Uang, Kakak Habisi Nyawa Anak Adiknya
Apalagi usai diuruk beberapa waktu lalu, kawasan tersebut siap dimanfaatkan sebagai lokasi parkir.
‘’Saat ini sedang kami bahas rencana ini termasuk dengan Dinas Perhubungan (Dishub) minimal bisa menambah PAD,’’ bebernya.
Disinggung soal rencana jangka panjang, Ringga belum berani membeberkan gamblang.
Senyatanya, rencana awal lokasi tersebut bakal dibangun Mall Pelayanan Publik (MPP).
Menurutnya berat merealisasikan tahun ini maupun tahun depan. Maklum anggaran cupet menjadi kendala tersendiri. ‘’Kami ingin manfaatkan sebaik mungkin,’’ tegasnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid