MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Telaga Sarangan tetap menjadi primadona menghabiskan waktu libur lebaran. Tidak terkecuali pada libur lebaran tahun ini.
Diprediksi wisatawan dari berbagai daerah bakal memadati destinasi wisata andalan Magetan tersebut.
Telaga Sarangan merupakan wisata all in one yang menawarkan eksotisme alam dan hawa segar khas Gunung Lawu.
Fasilitas di Telaga Sarangan komplit, mulai tempat ibadah, rumah makan, tempat ibadah, penginapan, hingga lokasi parkir yang representatif.
Selain itu, Telaga Sarangan juga dilengkapi deretan wisata penyangga yang tak kalah memikat di sekitarnya.
Sehingga membuat pengunjung betah dan berlama-lama menghabiskan libur lebaran di Telaga Sarangan.
Nah, berkaca pada pengalaman libur lebaran tahun lalu, terjadi kemacetan hingga 10 kilometer di jalur menuju Telaga Sarangan.
Bahkan, petugas memberlakukan sistem buka tutup di pintu masuk Telaga Sarangan. Sebab, pengunjung telah over kapasitas.
Titik kemacetan saat lebaran tahun lalu terjadi cukup parah tujuh kilometer dari arah timur di jalur menuju Telaga Sarangan.
Cukup diwaspadai saat macet di jalur menanjak bagi pengemudi yang baru mengetahui lokasi menuju Telaga Sarangan.
Pengemudi harus pandai-pandai mengatur jarak antar kendaraan yang terjebak macet.
Titik macet saat libur lebaran lainnya, yakni di kawasan wisata penyangga yang ada di sekitar Telaga Sarangan.
Agar tidak terjebak kemacetan puluhan kilometer menuju Telaga Sarangan, wisatawan disarankan agar berangkat lebih awal.
Sebisa mungkin, pengunjung sudah tiba di kawasan Telaga Sarangan pukul 08.00-09.00 agar tidak menghabiskan libur lebaran dalam kemacetan menuju Telaga Sarangan. (kid)