Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mak Tratap, Ishom Nyaris Terserempet saat Nyeberang Jalan Sultag, Balik dari Masjid NU, Titik Rawan Pasca Uji Coba One Way Ponorogo

Sugeng Dwi N. • Rabu, 20 Maret 2024 | 20:58 WIB

LALU LINTAS: jamaah masjdi NU, Sultan Agung mengeluh kesulitan menyebrang ke masjid.
LALU LINTAS: jamaah masjdi NU, Sultan Agung mengeluh kesulitan menyebrang ke masjid.

PONOROGOJawa Pos Radar Lawu - Janji Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo memasang pelican cross di kawasan Masjid Nahdlatul Ulama (NU) Jalan Sultan (Sultag) dinantikan warga. 

Rambu yang berfungsi membantu pejalan kaki untuk menyeberang jalan itu diwacanakan berfungsi awal ramadan lalu. Hingga kemarin (19/3), baru sebatas lampu yang didirikan.

Ishom Muddin, warga Kelurahan Nologaten, Ponorogo, mengaku sejak diberlakukan satu arah sebulan terakhir, ruas Sultag semakin ramai kendaraan. 

Baca Juga: Rambu-Rambu Mulai Dipasang, Uji Coba Satu Arah Ponorogo Siap Diubah Kembali

Pun, laju kendaraan terlampau kencang layaknya jalur bebas hambatan. 

Hingga warga yang hendak menyeberang menuju ke masjid maupun sebaliknya merasa was-was. ‘’Kalau mau menyeberang takut.

Bahkan ada warga yang sebelumnya rutin ke masjid sekarang jarang, karena tidak berani menyeberang,’’ ungkap Ishom.

Pengalaman buruk pernah menimpanya Senin (18/3) lalu. 

Mak tratap (kaget, Red), dia nyaris tertabrak kendaraan yang ugal-ugalan saat pulang dari masjid. Warga Jalan Gondosuli itupun ngelus dada sambil berucap istighfar sebanyak-banyaknya. 

Baca Juga: Uji Coba One Way Tahap Dua di Ponorogo, Jalan Ini Diprediksi Macet saat Jam Sibuk

''Sebenarnya ada petugas yang membantu menjaga jelang dan pulang tarawih. Tapi setelah itu pergi, padahal malam hari masih banyak kegiatan masjid dan jalan ramai,’’ bebernya.

Dia berharap pemasangan peranti keselamatan penyeberang jalan lekas direalisasikan. Entah lampu pelican cross, polisi tidur, maupun alat lainnya.

Minimal masyarakat aman dan nyaman tanpa perasaan was-was apalagi trauma saat menyeberang menuju maupun balik dari masjid.

''Setelah satu arah ini, jalan semakin ramai dan motor kencang,’’ katanya.

Terpisah, Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi mengatakan, pemasangan lampu pelican cross telah dimulai petugas.

Dihadapkan ke arah selatan, nantinya lampu tersebut bakal menyala merah dan berbunyi nyaring bilamana warga hendak menyebrang.

Pun, layaknya traffic light umumnya, diharapkan pengguna jalan berhenti. 

''Segera kami aktifkan pelican cross-nya,’’ tambahnya.  (gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#sultag #pelican cross #Masjid NU #satu arah #jalan #dishub #one way #ponorogo