PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Kasak-kusuk koalisi partai politik (parpol) yang akan mencalonkan jagonya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) mulai mencuat.
Kendati rekapitulasi berjenjang hasil penghitungan Pemilu 2024 belum rampung, Partai Nasdem diam-diam mulai membangun komunikasi dengan beberapa parpol.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Nasdem Ponorogo Sunarto membeberkan, salah satu topik utama dalam komunikasi awal tersebut mengusung bakal calon bupati pada Pilkada.
Dia mengklaim, empat parpol termasuk Nasdem bakal menjadi koalisi untuk mengusung bakal calon bupati. ‘’Masih sebatas empat partai, bahasannya mengusung calon pada Pilkada,’’ kata Sunarto.
Apakah tiga parpol lain telah mantab? Sunarto menjawab normatif masih proses konsolidasi dan sebatas penjajakan awal.
Menurutnya, hal itu bakal terungkap seiring tahapan Pilkada mendatang. Pun meminta masyarakat bersabar. ‘’Calonnya siapa tunggu dulu,’’ kelakarnya.
Kendati rahasia, Sunarto percaya diri membocorkan salah satu nama partai yang akan diajak bergabung dalam koalisi tersebut.
Salah satunya, PKB yang mendapat perolehan delapan kursi, lebih tinggi dari Nasdem yang merosot dari sepuluh kursi tinggal tujuh kursi pada Pileg 2024 ini. ‘’Lainnya (parpol, Red) masih rahasia,’’ tambahnya.
Sementara itu, PKB belum memberikan sinyal terkait pembentukan koalisi parpol pengusung bakal calon bupati pada Pilkada sebagaimana digaungkan Nasdem.
Wakil Ketua DPC PKB Ponorogo Suhari saat dikonfirmasi koran ini, enggan menanggapi. ‘’Materi yang lain saja, kalau soal itu langsung ke ketua saja,’’ kata Suhari.
Setali tiga uang, Sekretaris DPC PKB Ponorogo Dwi Agus Prayitno enggan memberikan komentar saat ditanya terkait koalisi yang digaungkan Nasdem. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid