PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Pemberlakuan satu arah sejumlah jalan protokol Ponorogo menuai pro kontra masyarakat.
Ada yang mendukung demi pembangunan Ponorogo, namun tak sedikit pula yang mengeluh lantaran kebingungan saat melintasi jalanan pusat kota itu.
Tak perlu pusing, berikut panduan jalur singkat warga, bila ingin menuju sejumlah fasilitas umum di Ponorogo, tanpa lewati lingkar delapan satu arah.
Menuju Alun-alun dan pusat pemerintahan Ponorogo
Bila hendak menuju Alun-alun Ponorogo, warga Ponorogo utara bisa memilih alternatif jalan Jenderal S. Parman, yakni perempatan Pabrik Es ke selatan.
Menyusuri sepanjang jalan ke selatan. Nantinya masyarakat bakal tiba di Alun-alun Ponorogo dari arah selatan.
Bagi pengendara dari arah Pulung dan sekitarnya, jalannya cukup mudah. Setibanya di kota Ponorogo, pengendara bisa mengabil rute jalan Juanda-Jalan Gajah Mada-Jalan Jenderal Sudirman. Pun tibalah di Alun-alun Ponorogo.
Munuju Polres Ponorogo
Berada di tepi jalan Bayangkara, perjalanan menuju Polres Ponorogo cukup mudah. Dari Ponorogo utara misalnya, warga bisa menemuh jalan Soekarno-Hatta.
Sebelum, sampai ke pasar Legi, pengguna jalan bisa ambil kanan, memilih antara jalan Kalimantan, Sumatra atau Jalan Sulawesi.
Tiba di jalan Madura, belok ke selatan hingga bertemu dengan jalan Bayangkara di persimpangan jalan Urip Sumoharjo.
Lalu bagimana nasib warga Ponorogo timur? Pengguna jalan dari Ponorogo timur bisa menempuh jalur melintasi Jalan Batoro Katong-Jalan Tangkuban Perahu sampai di Jalan Kalimantan, lalu ikuti rute sebelumnya.
Selain rute-rute di atas, pengguna jalan bisa memilih jalan-jalan sirip yang mudah ditemukan di jalan searah.
Baik tepi jalan Ahmad Dahlan, Sultan Agung, Gajah Mada HOS Cokroaminoto, hingga Jenderal Sudirman. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid